TIMIKA (timikabisnis.com) – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan sosialisasi penguatan ideology Pancasila dan wawasan kebangsaaan, Selasa (6/7), di Hotel Horison, Timika, Papua.
Peserta yang hadir berjumlah 200 orang yang terdiri dari anggota FPK, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pelajar. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan dibagi dalam dua sesi, sesi pertama tanggal 6 juli 2021 dihadiri 100 orang dan sesi kedua tanggal 7 juli 2021 juga 100 orang.
Dalam kegiatan ini, sebagai pemateri hadir Bapak Sri Handoko Taruna, Kasubid Fasilitasi Hubungan Antar Lembaga, Eka Endemia Surbakti dan Nike S. Saragih, Analisis Kebijakan Muda dari Direktorat Jendral Politik dan Pemerintahan Umum – Kemendagri.
Adapun tujuan kegiatan ini dilaksanakan untuk menguatkan pemahaman masyarakat tentang ideology Pancasila dan wawasan kebangsaan sehingga dapat mengingatkan rasa cinta tanah air, bela negara dan mewujudkan kabupaten mimika yang aman, damai dan sejahtera.
Dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Undang-undang Nomor 12 Tahun 1969, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, Peraturan Daerah Kabupaten Mimika Nomor 1 Tahun 2021, Peraturan Bupati Mimika Nomor 4 Tahun 2021, dan DPA Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Mimika Tahun anggran 2021.
Kasubid Fasilitas Hubungan antar lembaga-Kemendagri, Sri Handoko Taruna mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan yang strategis untuk merefres kembali pemahaman setiap orang untuk menyikapi sesuatu hal di jaman era digitalisasi.
“Kita paham sekali di era digitalisasi ini ada yang namanya era postrur. Era postrut ini adalah era dimana tingkat kebenaran masing-masing orang itu berbeda-beda” ucapnya.
Menurutnya media social itu memberikan pemandangan yang berbeda-beda yang menyebabkan terkadang kebenaran yang sebenarnya tidak menjadikan yang sesungguhnya itu benar.
Dilain sisi, saat menyampaikan sambutan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, Sekda Kabupaten Mimika, Michael Gomar mengatakan diperlukan upaya peningkatan rasa persatuan dan kesatuan bangsa serta cinta tanah air, salah satunya dengan melakukan kegiatan sosialisai ini sehingga ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan dapat disampaikan kepada masyarakat.
Menurutnya, ideology Pancasila merupakan kumpulan nilai dan norma yang menjadi landasan keyakinan dan cara berpikir untuk mencapai tujuan dengan berdasar kepada lima Pancasila.
“Pancasila bermakna sebagai cita-cita normative penyelengaraan bernegara dan merupakan nilai yang disepakati secara bersama dalam rangka menjadi sarana dalam pemersatu masyarakat Indonesia menjadi satu keharusan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari” lanjutnya.
Gomar berharap dengan diselenggarakannya kegiatan tesebut kiranya nanti dapat menghasilkan manusia yang memiliki kecintaan terhadap Pancasila, Undang-undang Daasr 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI serta memilikisikap mental dan fisik yang berani bersaing dan berkompetensi secara sportif.
“Dan kepada aparatur pemerintah dan stakeholder terkait, agar turut bertanggung jawab dan bersinergi dalam melakukan pembinaan wawasan kebangsaan di tengah-tengah masyarakat sehingga terwujud mimika yang aman,cerdas, damai dan sejahtera” tutupnya. (yun)

