Timika (timikabisnis) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika, Daerah Pemilihan l dari Partai Nasdem,Anton Pali, S.H, menggelar Reses Tahap lll Tahun 2022 di Jalan Baru tepatnya di Gang Pa’lak, Kelurahan Kwamki Baru, Senin (19/12/2022).
Dalam reses tersebut, Anton mendengar dan menyerap secara langsung aspirasi dari masyarakat.
Adapun aspirasi yang disampaikan warga dalam reses tersebut terkait dengan masalah drainase jalan di wilayah tersebut yang sudah buntu, warga mengeluh sulitnya mendapatkan kerja karena banyak perusahaan di Mimika yang merekrut karyawan dari luar, guru guru yang mengabdi di wilayah penggunaan yang belum dibayarkan hak haknya dan butuh alat komunikasi seperti radio sebagai fasilitas pendukung komunikasi guru guru yang mengabdi di wilayah pegunungan Mimika karena tidak ada jaringan telepon.
Anton mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan dalam Reses tersebut nantinya akan ia bawa ke DPRD untuk didorong dan diperjuangkan secara bersama di DPRD Kabupaten Mimika.
Dalam Reses tersebut dirinya juga menyerahkan bantuan 700 unit kursi dan juga peralatan masak memasak.

“Saya siapkan 700 Kursi, itu permintaan dari masyarakat dan dibagikan ke masyarakat di Dapil ini saja. Sesuai dengan permintaan masyarakat,”kata Anton saat ditemui disela-sela kegiatan reses.
Anton mengatakan bahwa kursi kursi tersebut nantinya dibagikan ke warga sehingga nantinya bisa digunakan oleh warga di masing masing lingkungan dalam berbagai acara.
“Saya respon sekali usulan masyarakat sehingga kalau mereka mau ibadah lingkungan atau kerukunan tidak sewa kursi lagi.Alat alat dapur juga tidak sewa sewa lagi,”kata Anton.
Anton mengatakan bahwa wargapun menyampaikan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan karena sangat membantu warga sendiri.
Anton mengatakan sebagian besar aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam Reses sebelumnya juga telah ia perjuangkan dan telah diakomodir dan dikerjakan seperti pembangunan teling di jalan jalan lingkungan dan juga drainase jalan.
“Pokir Pokir yang masyarakat usulkan seperti jalan, saya tidak pernah kerjakan pekerjaan pekerjaan tersebut.Pokir itu masyarakat sendiri yang kerjakan, masyarakat disini yang kerja. Saya tidak mendukung kalau dia panggil orang dari luar, untuk kerja”kata Anton. (sel)

