Dukung KBM Tatap Muka, Namun Perlu Sosialisasi Kepada Orang Tua Dan Siswa

Yulian Salossa, S.Pdi, M.Si/Foto : husyen opa

TIMIKA,(timikabisnis.com) – Terkait rencana pemerintah daerah Kabupaten Mimika melalui dinas Pendidikan untuk memberlakukan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka dalam waktu dekat ini perlu sosialisasi protokol kesehatan oleh pihak sekolah orang tua wali dan siswa.

“Kami mendukung pemerintah daerah melalui dinas pendidikan yang berencana menjalankan KBM dengan tata muka, tetapi dinas pendidikan harus pastikan berbagai hal termasuk kesiapan seluruh sekolah menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Selain memastikan kesiapan pihak sekolah, dinas pendidikan perlu mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada pihak sekolah, orang tua wali serta siswa maupun siswa.  Agar pelaksanaan KBM nantinya tidak menimbulkn dampak yang lebih parah soal penyebaran dan pencegahan virus corona, “tegas anggota Komisi C DPRD Mimika, Yulian Salossa kepada wartawan, di kantor DPRD Mimika, Senin (11/1).

Yulian mengaku, penerapan belajar dari rumah selama pandemi COVID-19 hampir setahun ini berdampak pada kwalitas anak anak yang tidak semakin membaik malah semakin memburuk, sehingga KBM bila dilaksanakan harus semua yang terkait mengambil langkah langkah pencegahan penularan covid-19 sesuai protokol kesehatan harus di pastikan aman.

“Karena siswa dan orang tua sudah pada tingkat kejenuhan selama diberlakukan belajar dari rumah akibat pandemi COVID-19 dengn proses belajar dari rumah anak anak sudah tambah parah kwalitas pendidikannnya. Kalau terus belajar dari rumah bisa membuat anak anak semakin ketinggalan dalam mengejar ilmu, “katanya.

Dirinya berharap agar proses KBM dengan tatap muka harus disetujui dan disepakati bersama oleh orang tua wali, pihak sekolah dan siswa sehingga tidak ada saling menyalahkan.

“Sebelum proses KBM dengan tatap muka harus disepakati bersama antara pihak sekolah, orang tua murid dan siswa. Kesepakatan atau pernyataan bersama harus dibuat secara tertulis sehingga kedepan tidak saling menyalahkan bila terjadi  kesalahan dalam protokol kesehatan COVID-19, “jelasnya. (opa)

Administrator Timika Bisnis