Anggota Komisi C DPRD Mimika, Sasiel Abugau/Foto : husyen opa
TIMIKA, (timikabisnis.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika melalui Komisi C berharap jangan ada proyek yang dikerjakan pemerintah yang terkesan mubazir atau pemborosan anggaran karena perencanaan yang tidak matang.
“Kami melihat ada sejumlah proyek yang dikerjakan pemerintah melalui OPD tehnis terkesan pemborosan, dengan menganggarkan berulang kali. Seperti proyek bundaran disekitar PT Petrosea di Jalan Cendrawasih SP 2. Proyek ini awalnya sudah dianggarkan dan sudah dikerjakan, namun sekarang ada perubahan, hal ini tergolong mubazir. Yang seharusnya dari awal perencanaan sudah harus benar benar matang dan tidak terkesan asal asal, sehingga dianggarkan lagi di APBD, “tegas anggota Komisi C DPRD Mimika, Sasiel Abugau kepada wartawan dikantot DPRD Mimika, Selasa (29/9).
Menurut Sasiel Abugau, penganggaran secara berulang kali sangat disayangkan karena masih banyak infrastruktur yang perlu dibangun dengan anggaran daerah.
“Ini kesalahan dari OPD dalam merancang master plan sebuah proyek sehingga menghabiskan anggaran daerah, padahal di pedalaman dan pesisir masih banyak infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Seperti Jalan, jembatan, perumahan dan berbagai infrastruktur yang bisa dinikmati masyarakat di kampung kampung, ” Keluh Sasiel politis PDI Perjuangan ini.
Kedepan diharapkan tidak lagi terjadi anggaran double atau berulang kali dianggarkan, sebab ini bisa kategori korupsi yang menghabiskan anggaran.
“Dengan menganggarkan secara berulang kali dalam sebuah proyek yang sama seharusnya tidak bisa terjadi, kalau sistem perencanaan yang dilakukan secara baik. Kedepan kami tidak mau ada lagi model seperti ini, harus dihentikan praktek praktek seperti ini, “harapnya.
Anggota DPRD dari dapil V ini, meminta agar kedepan Pemkab Mimika dalam mengusulkan proyek proyek harus lebih fokus di pedalaman dan pesisir, dan tidak selalu di kota.
“Banyak proyek hanya di kota saja dan hanya menghabiskan anggaran. Ada Jalan yang masih bagus tapi di aspal lagi, padahal banyak infrastruktur di distrik distrik yang belum dibangun. Di tahun 2021 nanti, kami Dewan aka kawal baik agar tidak terjadi lagi adanya proyek yang sama lalu dianggarkan berulang kali, “ujar Sasiel. (Opa)
