Timika (timikabisnis) – Anggota DPRK MImika Dapil 3 Daud Bunga SH dari Partai Gerinda melakukan Reses Tahap I Tahun 2025 di Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Jumat (21/3).
Dalam pertemuan tersebut anggota DPRK Mimika Daud Bunga menyerap aspirasi dari warga dan Ketua-ketua RT di Kelurahan Pasar Sentral, dintaranya pembangunan Kantor Kelurahan yang baru karena kantor lurah yang sekarang tidak ada ruang pertemuan dan hanya menggunakan teras samping untuk ruang pertemuan dan Pos Yandu.
Ketua RT 21 Saharuddin mengusulkan kepada anggota DPRK Mimika Daud Bunga untuk memperjuangan pembangunan Pos Yandu di wilayahnya karena jumlah warga dan balita di wilayah RT 21 cukup banyak.
Ketua RT 21 juga mengusulkan pembangunan draine karena di wilayahnya sering banjir saat hujan, disamping meminta pengadaan lampu penerangan jalan.
Salah satu Ketua RT juga mengusulkan perbaikan jalan atlernatif Irigasi menuju ke Petrosea karena banyak terjadi kecelakaan di jalan tersebut. Selain itu disampaikan pula terkait penanganan sampah, dimana mereka membuutuhkan kendaraan operasional pengangkut sampah, tambahan tenaga kerja dan biaya operasioal, karena biaya dari distrik sangat minim.
Sementara itu Ketua RT 14 Yafet Beanal, mengusulkan pembangunan jembatan di Jalan Nangka RT 14, karena sangat dibutuhkan warga setempat sebagai akses transportasi. “ Jembatan ini kami perlukan karena di dalam juga ada sekolah yang membutuhkan akses jalan,” katanya.
Ketua RT 18 Haji Mansur mengusulkan pembangunan Talud di Gang Durian sekitar 300 meter karena wilayah itu sering bajir jika hujan. Namun dikatakan, hal ini mengalami kendala karena ada penolakan dari warga. “Ada kedala karena warga menolak, kalau bisa pak dewan turun untuk melakukan pendekatan,” katanya.
Sementara Ketua RT 16 Vinsen Faot meminta perhatian terhadap masalah banjir yang sering terjadi di jalan Busiri ujung.
Menjawab sejumlah aspirasi warga melalui lurah dan para ketua RT, anggota DPRK Mimika Dapil III, Daud Bunga mengatakan, pada Reses Tahap I Tahun 2025 ini, untuk pertama kali dilakukan di Dapil III Mimika Baru, karena pada periode sebelumnya diri maju di wilayah DIstrik Wania.
“ Saya merupakan warga Kelurahan Pasar Baru, sehingga menjadi kewajiban moril saya untuk memperhatikan Kelurahan Pasar Baru. Dulu saya dapil Wania, tapi sekarang saya di Dapil III sehingga akan berjuang untuk warga di dapil 3 khusunya Kelurahan Pasar Sentral,” kata Daud Bunga.
“Terima kasih juga karena suara terbanyak saya berasal dari Kelurahan Pasar Sentral,” katanya.
Daud Bunga mengatakan, dirinya akan memperjuangkan agar Kantor Lurah Pasar Sentral yang baru segera dibangun. “ Sementara terkait dengan Pos Yandu, akan segera kami komunikasikan dengan Dinas Kesehatan,” katanya.
“ Untuk peningkatan jalan Irigsi tembus Petroseam, tahun lalu sempat dibangun, tapi tidak tahu kenapa terhenti, itu akan kita lihat lagi dengan OPD terkait,” katanya.
Daud Bunga juga meminta para ketua RT untuk menjadi ujung tombak pemerintah dalam hal pembangunan.
“Kalau ada pembangunan masuk di wilayah bapak-bapak, tolong didukung supaya berjalan lancer. Sering kali kalau pembangunan masuk, mendapat penolakan dari warga bahkan tantangan dari RT. Kalau bisa RT berikan pemahaman kepada warga agak pembangunan bisa berjalan dengan baik. Kalau tidak, proyek akan dipindahkan ke tempat lain dan kita yang rugi,” katanya.
Dalam kesempatan itu Daud Bunga juga mengatakan akan berusaha memperjuangan masalah operasional penanganan sampah, lampu jalan serta drainase ke masing-masing OPD terkait.
“ Masalah honor RT dan operasional kelurahan, dulu waktu menjadi Ketua Komisi A, suda kami perjuangkan dan ada kenaikan, walaupun masih sedikit. Dan sekarang kita akan perjuangkan lagi supaya ada perubahan,” kata Daud Bunga.
Usai pertemuan, dilakukan penyerahan hasil Musrembang Kelurahan dari Lurah Pasar Sentral kepada anggota DPRK Dapil III Daud Bunga dan dilakukan foto bersama setelah pertemuan. (tim)

