Timika (timikabisnis) – Dalam rangka mencegah virus African Swine Fever (ASF) yang menyerang ternak babi di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika mengeluar surat himbauan kepada seluruh peternak babi dan masyarakat Mimika.
Surat yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mimika, drh Sabelina Fitriani, dan diterima media ini Senin (29/1/2024) ,berisi sembilan poin penting yang wajib dipatuhi warga Mimika dalam upaya mencegah virus ASF.
Pertama sementara waktu tidak menjual daging babi sampai satu minggu kedepan, dan akan dievaluasi dengan memperhatikan situasi perkembangan penyakit.
Kedua dilarang mengeluarkan babi sehat dan sakit dari kandang.
Ketiga dilarang memotong, mengolah dan mengkonsumsi daging babi yang sakit dan mati.
Keempat dilarang membawa daging babi dan olahan daging babi (dendeng dan jenis masakan lainnya yang bahannya dari daging babi) sebagai tentengan atau oleh-oleh.
Kelima orang yang tidak berkepentingan dilarang masuk kandang.
Keenam rutin menyemprot area kandang dengan desinfektan.
Ketujuh peternak babi diharapkan selalu menjaga kebersihan kandang.
Kedelapan bila ada babi yang sakit dan mati melapor ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
Kesembilan babi yang mati dikubur dengan kedalaman minimal dua meter, dan disiram dengan
deterjen-desinfektan sebelum ditutup dengan tanah. (sel)

