MIMIKA,(timikabisnis.com) – Final Banteng CUP 2025 berlangsung seru dan penuh dukungan dari suporter masing masing tim. Tim Basket Gabungan SMA tampil gemilang dengan berhasil menaklukkan Tim SMKN 1 Kuala Kencana dengan skor telak 60–30 pada laga yang merebutkan juara satu.
Pertandingan digelar di Lapangan Perbasi Jayanti, Timika, Papua Tengah, Minggu (23/11/2025) malam, disaksikan ratusan suporter yang memadati area lapangan, menjadikan laga pertandingan semakin hidup.
Pada kuarter pertama, Tim Gabungan SMA langsung menunjukkan dominasi dengan unggul jauh 26–9. Momentum tersebut terus berlanjut pada kuarter kedua melalui tambahan skor 8–4. Di kuarter ketiga, tim berkostum merah marun itu semakin tak terkejar setelah kembali menambah poin dengan kemenangan 15–6.
Meski SMKN 1 Kuala Kencana mencoba memberikan tekanan di kuarter terakhir, Tim Gabungan SMA tetap mampu menjaga jarak dan menutup laga dengan skor 17–11.
Kemenangan ini memastikan Tim Gabungan SMA keluar sebagai juara satu pada pertandingan basket, Banteng CUP 2025.
Sementara pada pertandingan sebelumnya, Tim SMA Tiga Raja (SMATIRA) juga ikut bersinar setelah mengalahkan Tim SMK Advent dalam laga perebutan juara tiga. SMATIRA tampil konsisten dan unggul pada setiap kuarter hingga selesainya pertandingan.
Usai pertandingan, para juara menerima piala, medali, uang pembinaan, dan laptop yang diserahkan oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, melalui perwakilan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika, Adrian Andhika Thie.
“Banteng CUP ini adalah program langsung dari Bapak Gubernur Papua Tengah untuk membina potensi muda melalui olahraga basket di Mimika maupun Papua Tengah. Event ini akan digelar setiap tahun, dan ke depan kami berharap juga hadir untuk tingkat SMP maupun umum,” ujar Adrian.
Ia mengapresiasi pelaksanaan turnamen yang dinilai menyentuh langsung pembinaan generasi muda.
“Hadiah laptop ini semoga bermanfaat untuk mendukung pendidikan adik-adik kita,” tambahnya.
Pertandingan turut dihadiri Sekretaris Perbasi Kabupaten Mimika, Reddy Wijaya. (Anis Batalotak)

