MIMIKA, (timikabisnis.com) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Herman Gafur, SE, melaksanakan kegiatan reses tahap II masa sidang III tahun 2025 di Kelurahan Otomona, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan penyerapan aspirasi tersebut dihadiri Kepala Kelurahan Otomona Ny Farida,SE,Msi, para ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Lurah Otomona Farida mengajak warga untuk aktif menyampaikan usulan, saran, dan masukan yang bersifat membangun demi kepentingan bersama. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPRK Mimika Herman Gafur yang telah memilih Kelurahan Otomona sebagai lokasi pelaksanaan reses tahap II tahun ini.
Sementara itu, Herman Gafur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya sebagai Anggota DPRK Mimika periode 2024–2029. Ia mengatakan, reses merupakan kewajiban setiap anggota DPRK untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
“Reses ini adalah bagian penting dari tugas kami sebagai anggota DPRD untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Apa yang disampaikan akan kami perjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Herman yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Rakyat Bersatu dan Ketua Komisi III DPRK Mimika.
Sebagai Ketua Komisi III yang membidangi hubungan sosial kemasyarakatan, pendidikan, dan kesehatan, Herman menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Otomona.
“Bagi warga yang anak-anaknya mengalami kendala di sekolah, atau memiliki persoalan terkait kesehatan, silakan sampaikan kepada kami. Semua akan kami perjuangkan sesuai prosedur,” tambahnya.
Ia menjelaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan dirumuskan untuk dimasukkan dalam Rencana Kerja (Renja) Pemerintah Daerah tahun 2026, melalui masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Adapun sejumlah aspirasi yang disampaikan warga antara lain: Perbaikan drainase di RT 1, RT 2, dan RT 3;Penanganan sampah dan banjir; Penertiban penjualan miras; Pengaspalan Jalan Markisah; Pengaktifan dan penambahan pos keamanan lingkungan (pos peka); Perhatian terhadap anak-anak di bawah umur yang sering berada di jalanan pada malam hari.
Menanggapi hal itu, Herman berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi yang telah diterima.
“Kami siap mengawal setiap usulan masyarakat agar bisa terealisasi. Namun, sebelum program dijalankan, perlu ada sinergi dan komitmen lintas sektor agar tidak ada kendala di lapangan,” tegasnya.
Ia mencontohkan, terkadang program pemerintah terhambat karena adanya pihak tertentu yang belum memberikan izin atas lahan pembangunan. “Hal-hal seperti ini harus menjadi perhatian bersama ke depan,” ujarnya.
Selain menyerap aspirasi, Herman juga menyampaikan informasi terkait program pemerintah pusat dan provinsi, seperti Sekolah Rakyat dan Sekolah Sepanjang Hari, yang bertujuan memberikan kesempatan bagi anak-anak putus sekolah untuk melanjutkan pendidikan.
Ia juga menyebutkan pentingnya rumah singgah bagi anak-anak terlantar, yang saat ini sedang diperjuangkan bersama pemerintah provinsi.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah konstituennya, Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga, guna membantu meringankan beban ekonomi mereka. (Anis Batalotak)

