PUPR Mimika Gelar Konsultasi Publik, Matangkan Ranperda Perumda Air Minum dan Air Limbah

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Pemerintah Kabupaten Mimika terus mendorong peningkatan akses air minum aman dan layanan sanitasi layak melalui penguatan regulasi serta kolaborasi lintas sektor.

Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum dan Air Limbah yang berlangsung di ruang rapat lantai 3 Kantor Pusat Pemerintahan SP 3, Rabu (29/4/2026).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan penyediaan air minum aman dan sanitasi layak bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan fondasi penting dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Ketersediaan air minum yang aman dan layanan sanitasi yang layak merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan kesehatan masyarakat, tetapi juga menyangkut kualitas hidup, lingkungan, dan masa depan generasi kita,” ujar Yoga.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen memperkuat layanan melalui penyusunan Ranperda tentang pengelolaan air minum dan sanitasi.

Regulasi tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, memperkuat kelembagaan, serta memberikan arah yang jelas dalam pengelolaan sektor air minum dan air limbah di Mimika.

Dalam forum itu, Yoga menekankan tiga hal utama yang menjadi fokus pemerintah, yakni pentingnya regulasi yang komprehensif dan implementatif, pengelolaan layanan yang profesional dan berkelanjutan, serta partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan.

Ia berharap konsultasi publik tersebut tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan ruang strategis untuk menghimpun masukan konstruktif guna menyempurnakan regulasi yang tengah disusun.

Yoga juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai mitra pembangunan, di antaranya UNICEF, Jejaring Air Minum Penyehatan Lingkungan (AMPL), dan Yayasan KPH Papua, yang telah berkontribusi dalam peningkatan akses air minum dan sanitasi aman di Mimika.

Sementara itu, perwakilan UNICEF, Reza, mengapresiasi langkah cepat dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mendorong reformasi sektor air minum dan sanitasi.

Ia menilai proses penyusunan regulasi di Mimika berjalan progresif sejak awal tahun, dimulai dari kunjungan pembelajaran hingga pengambilan keputusan strategis oleh pemerintah daerah.

“Kemajuan di Kabupaten Mimika ini hanya bisa terjadi jika ada komitmen kuat dari pemerintah, dan itu sudah ditunjukkan dengan proses yang sangat cepat dan responsif,” kata Reza.

Reza menegaskan proses penyusunan Ranperda dilakukan secara transparan, partisipatif, dan melibatkan berbagai pihak, termasuk para ahli serta jejaring organisasi yang memiliki kompetensi di bidang air minum dan sanitasi.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesepahaman, dukungan, serta komitmen bersama antara pemerintah, DPRK, mitra pembangunan, dunia usaha, dan masyarakat dalam mempercepat peningkatan layanan air minum dan sanitasi di Mimika,” ujarnya.(Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *