MIMIKA,(timikabisnis.com) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Primus Natikapreyau, menegaskan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika tetap solid dan profesional dalam menjalankan tugas, meski di tengah berkembangnya isu rolling jabatan belakangan ini.
Hal itu disampaikan menyusul penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 oleh Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dan Emanuel Kemong, kepada para pimpinan OPD, Rabu (25/2/2026).
Primus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob – Emanuel Kemong atas penyerahan DPA tersebut. Menurutnya,penyerahan DPA menjadi tanda dimulainya pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan tahun anggaran 2026, baik fisik maupun nonfisik.
Ia berharap OPD yang telah menerima DPA dapat segera merealisasikan program sesuai perencanaan agar pelaksanaan pembangunan tidak mengalami hambatan.
“Kita semua tahu ada isu-isu rolling jabatan belakangan ini. Tapi biarkan proses itu berjalan sebagaimana mestinya. Jangan sampai kita terbagi pikiran karena isu tersebut,” ujarnya.
Menurut Primus, setiap aparatur harus memahami bahwa di mana pun ditempatkan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Saya yakin dan percaya bahwa setiap penempatan adalah kepercayaan. Jadi bekerjalah secara profesional seperti biasa. Kalau kita terlalu fokus pada isu rolling jabatan, pikiran kita akan terbagi dan pekerjaan bisa terhambat,” tandasnya.
Ia menegaskan bahwa dampak dari terhambatnya pekerjaan tentu akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, pelayanan publik dan pelaksanaan program pembangunan harus menjadi prioritas utama.
“Yang paling penting adalah masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan dengan baik. Maka dari itu, OPD harus tetap solid, fokus, dan profesional dalam bekerja,” tegasnya.
Primus pun mengingatkan bahwa dinamika dalam pemerintahan merupakan hal yang biasa terjadi. Namun, profesionalisme dan komitmen terhadap tugas harus tetap dijaga.
“Bekerjalah dengan profesional. Apa pun yang terjadi dalam dinamika pemerintahan, itu hal yang biasa. Yang utama adalah tanggung jawab kita kepada masyarakat,” tutupnya.(Anis Batalotak)

