MIMIKA,(timikabisnis.com) – Ketua Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Mimika (DPRK) Mimika, H. Iwan Anwar,SH,MH meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi di Jalan Pendidikan Jalur I, Kabupaten Mimika, Sabtu (20/12/2025) dini hari sekitar pukul 00.30 WIT.
Kehadiran Iwan Anwar pada Sabtu (20/12) sore di lokasi kebakaran tidak hanya untuk melihat langsung dampak musibah, tetapi juga memberikan dukungan moril serta menguatkan para korban yang terdampak kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan berupa pakaian layak pakai kepada keluarga korban guna membantu meringankan beban pasca kejadian.
Iwan Anwar yang juga menjabat sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Mimika menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami warga. Ia berharap para korban diberikan ketabahan dan kekuatan untuk bangkit kembali.
Selain itu, Iwan Anwar selaku Ketua Fraksi Golkar DPRK Mimika, mengapresiasi langkah cepat Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mimika yang telah menyalurkan bantuan berupa sembako, pakaian, dan peralatan dapur kepada para korban kebakaran.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Dinas Sosial yang dengan sigap merespons kejadian ini dan membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Politisi Partai Golkar Iwan Anwar juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati dalam menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal, mengingat musibah kebakaran dapat terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.
Ia mengungkapkan bahwa korban kebakaran berasal dari beberapa keluarga, di antaranya warga KKSS (Pilar Maros) serta warga Madura. Namun berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.
Sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRK Mimika, Iwan Anwar juga mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk menambah armada serta pos pemadam kebakaran di sejumlah wilayah strategis.
Menurutnya, penambahan armada sangat penting untuk mempercepat penanganan kebakaran, khususnya di kawasan yang memiliki jarak tempuh cukup jauh.
“Ini menjadi perhatian bersama agar ke depan penanganan kebakaran bisa lebih cepat dan dampaknya dapat diminimalisir,” pungkasnya. (Anis Batalotak)

