Timika (timikabisnis) – PJ Bupati Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, Namia Gwijangge, meminta kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya agar segera membebaskan pilot pesawat Pilatus Porter Susi Air,Philips Max Marthin yang disandra oleh kelompok tersebut di Bandara Paro, Distrik Paro Kabupaten Nduga Provinsi Papua Pegunungan.
“Pilot itu orang baik, dia dari negara Selandia Baru. Dia datang melayani kita, melayani masyarakat yang susah di kampung kampung,”kata PJ Bupati Kabupaten Nduga,Namia Gwijangge saat menggelar konferensi pers di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Rabu (8/2/2023).
Namia menegaskan pilot merupakan profesi yang mulia sehingga tindakan yang dilakukan oleh kelompok tersebut adalah hal yang sangat tidak dibenarkan.
Ia menjelaskan kondisi geografis di wilayah Nduga yang hanya bisa dilayani dengan pesawat dari kampung ke kampung tentunya dengan tindakan penyanderaan dan pembakaran pesawat adalah hal yang sangat disesalkan.
Dengan dibakarnya pesawat tentunya pelayanan kepada masyarakat di kampung kampung akan terkendala.
“Pilot ini profesi yang mulia,mereka melayani kita, mereka mengabdikan diri secara total melayani kita di Nduga.Kalau pilot ini tidak ada,kita pakai apa untuk melayani masyarakat kita di kampung kampung,”kata Namia.
Namia mengajak kepada seluruh tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Nduga untuk bersama sama membuat pemerintah daerah untuk bersama sama membantu membebaskan pilot Susi Air yang saat ini sedang disandra oleh KKB.
“Saya minta dukungan dari masyarakat Kabupaten Nduga untuk semua pihak untuk kami boleh bergandengan tangan bersama membantu menyelamatkan pilot,”kata Namia. (sel)

