Anggota DPRD Mimika dari Partai Golkar Daerah Pemilihan II Mimika, H. Iwan Anwar,SH,MH saat menggelar reses di RT 5 Kelurahan Wanagon, SP 2, distrik Mimika Baru,Selasa (18/10/2022)/Foto : husyen opa
TIMIKA, (timikabisnis.com) – Kegiatan Reses tahap II Masa Sidang III anggota DPRD Kabupaten Mimika dari Partai Golonan Karya (Golkar), H. Iwan Anwar, SH, MH yang dilaksanakan pada, Selasa (18/10/2022) dengan bertatap muka langsung dan menurut anggota DPRD Mimika dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Mimika bahwa, warga RT 5 Kelurahan Wanagon, distrik Mimika Baru, kabupaten Mimika adalah mata dan telinga bagi dewan.
Hal tersebut disampaikan oleh H. Iwan Anwar,SH,MH dalam sambutannya pada awal kegiatan reses II bertempat di kediaman Ketua RT 5 Kelurahan Wanagon SP 2, Selasa (18/10/2022) sore tadi.
“Bapa dan Ibu sekalain yang menjadi mata dan telinga kami di DPRD, sehingga kami mau dengar dari Bapa – Ibu. Jika selama ini ada keluhan yang tidak sampai ke pemerintah, maka kami akan konfirmasi lagi ke pemerintah. Reses ini adalah salah satu kegiatan DPR di luar kantor, yaitu untuk ketemu konstitutuenya salah satunya dengan bertatap muka langsung dengan masyarakat untuk mendengar aspirasi maupun keluhan baik yang akan diusulkan atau evaluasi terhadap program yang ada di kelurahan Wanagon, “kata H. Iwan Anwar,SH.
Lebih lanjut kata Politisi asal Partai Golongan Karya (Golkar), H. Iwan Anwar, SH. MH ini mengaku, kehadirannya ditengah tengah masyarakat saat ini karena atas kepercayaan bapa Ibu sekalian sehingga saya jadi anggota Dewan.
“Kehadiran kita disini juga memperkenalkan diri saya, mungkin ada yang belum kenal, dan saya lebih banyak mendengar dan menampung asipirasi untuk menjadi modal saya saat pembahasan anggaran di DPRD,”cetusnya.

Anggota DPRD Mimika dari Parti Golkar, H. Iwan Anwar,SH,MH (kanan) saat menyerahkan bantuan sembako kepada Ketua RT 5 Kelurahan Wanagon, Iskandar/Foto : husyen opa
Dikatakan H. Iwan bahwa usulan dan masukan yang diterima pada prinsipnya akan berusaha semaksimal mungkin untuk diperjuangkan, namun dirinya tak berjanji bahwa semua usulan bisa terjawab.
“Kami di DPRD akan berusaha semaksimal mungkin, kami bersama pemerintah yang membahas namun yang melaksanakan itu pemerintah. Dewan sebagai lembaga pengawas dan budgeting, sehingga tidak bisa berjanji bahwa semua akan bisa terjawab, namun kami akan berjuang untuk bisa merealisasikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,”cetusnya.
Kepala Kelurahan Wanagon, Yance Buinei menyampaikan bahwa momen reses seperti ini harus dimanfaatkan oleh masyarakatnya untuk menyampaikan aspirasi dan masukan.
“Yang mungkin selama ini masih terpendam, maka ini saat yang tepat untuk kita sampaikan, Sehingga keluhan – keluhan ini yang akan dibantu oleh dewan untuk diperjuangkan di lembaga DPR,”tegas Lurah Wanagon.
Dalam kesempatan tersebut sejumlah perwakilan warga dari Kelurahan Wanagon mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRD Mimika H. Iwan Anwar,SH,MH yang telah merealisasikan pembangunan taluk di RT 5 dan pembangunan jembatan di RT 12.
“Kami atas nama warga Kelurahan Wanagon menyampaikan terima kasih kepada H. Iwan Anwar yang sudah membantu untuk memperjuangkan pembangunan taluk di RT 5 dan jembatan di RT 12, semoga bantuan dan wujud perjuangan ini terus berlanjut untuk pembangunan program lainnya di tahun tahun mendatang,”aku Iskandar Ketua RT 5 Kelurahan Wanagon.
Iskandar mewakili warga Kelurahan Wanagon mengusulkan agar bisa kembali memperjuangkan pengerjan drainase , pengaspalan jalan atau tailing di Gang maupun lorong lorong disekitaran wilayah kelurahan Wanagon dan perbaikan jalan utama menuju kantor Lurah Wanagon sangat memprihatinkan.
Sedangkan Gunadi warga RT 18 Kelurahan Wanagon meminta agar DPRD Mimika untuk mendesak pemerintah daerah secara tegas menindak dengan adanya usaha galian C yang masih ada di dalam kota Timika yang akibatnya menimbulkan jalan utama di Jalan Cendrawasih tepatnya di depan Perumahan Pemda Mimika berbecek disaat hujan dan berdebu disaat panas.

Anggota DPRD Mimika dari Partai Golkar, H. Iwan Anwar,SH,MH/Foto : husyen opa
“Mohon pemerintah daerah tegas soal dampak dari masih adanya usaha galian C, demi anak cucu kita lingkungan harus diselamatkan,”keluh Gunadi.
Warga lainnya Maisora Iha dari RT 5 meminta agar dipemukiman warga bisa dibangun drainase sehingga rumah warga tidak lagi terendam banjir disaat musim hujan.
Ibrahim Idris yang juga warga RT 5 Kelurahan Wanagon mengeluhkan susahnya mengurus akte tanah, sebab berbagai usaha sudah dijalani namun sampai sekarang bingung harus mengadu kemana, karena itu dia meminta DPRD Mimika bisa membantu memperjuangkan hal ini.
Irma Imbiri warga yang sehari harinya berjualan di Pasar SP 2 berharap DPRD Mimika untuk bisa membantu untuk anak anaknya yang kini duduk di bangku SD dan SMP bisa mendapatkan beasiswa, sebab selama ini banyak anak anak bukan Papua menerima beasiswa sementara anaknya tidak pernah.
“Mohon saya punya anak anak yang masih duduk di bangku SD dan SMP bisa mendapatkan beasiswa, sebab beban dirinya sangat berat dengan profesi berjualan serabutan di pasar. Kami ini usahanya pas pasan untuk menghidupi keluarga, belum lagi memenuhi biaya sekolah anak anak,”keluh Irma Imbiri.
Usai menggelar reses , anggota DPRD Mimika dari Partai Golkar, H Iwan Anwar,SH,MH dilanjutkan dengan ramah tamah. Pada kesempatan tersebut politis senior ini juga menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian dan rasa kebersamaan sebagai warga Mimika. (opa)
