Mimika, (timikabisnis.com)– Ratusan warga Kei asal Ohoi Waur di Timika rayakan Misa syukur pelantikan dan pengukuhan pengurus kerukunan periode 2025-2030.
Terpanggil untuk melayani, (Matius 20:28) adalah tema yang diusung pada perayaan ini dengan sub tema Perkokoh solidaritas orang Waur Mimika yang maju dan melayani.
Kegiatan yang dilangsungkan di gedung Tongkonan Jalan Sam Ratulangi diawali dengan Misa syukur yang dipimpin Uskup Ambonia, Mgr. Seno Inno Ngutra, Pr.
Usai misa, acara dilanjutkan dengan nyanyian dan tari-tarian adat persembahan dari putra-putri Ohoi Waur.
Dalam sambutannya usai misa, Mgr. Seno Inno Ngutra menyampaikan pesan damai kepada warga Kei di Timika untuk bangga dengan identitasnya, saling menghargai dan menghormati tanah serta suku asli yang ada.
” Hargai orang-orang di tanah ini dengan tidak membuat onar, bertengkar ataupun melakukan hal-hal negatif lainnya di tanah ini,” ucap Bapa Uskup.
Uskup menghimbau agar semua orang hidup damai, saling mencintai, menghormati satu sama lain, mengakui identitas lokalnya sebagai bagian dari tanah Papua.
” Mari kita bergandengan tangan hidup damai dalam harmoni keberagaman sehingga tercipta kerukunan di tanah ini,” harapnya.
Ketua IK3M, Antonius Welerubun dalam sambutannya mengatakan menjadi seorang pemimpin harus mempunyai jiwa solidaritas dan semangat melayani.
” Menjadi pemimpin harus menjadi pelayan masyarakat. Berani katakan benar jika benar dan berani katakan salah jika salah serta bertanggung jawab,” ucap Antonius.
Sementara Ketua Kerukunan Ohoi Waur Mimika, Norbertus Samderubun dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya solidaritas dalam melayani dan membangun Mimika ke depan yang lebih baik.
” Apresiasi dan terimakasih sebesar-besarnya kepada para donatur, panitia dan semua pihak yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan pada hari ini. Kiranya Tuhan dan para leluhur memberkati kita semua,”tandasnya.
Acara diakhiri dengan salam Ain Ni Ain sebagai simbol persatuan dan kesatuan masyarakat Kei di Timika. (lid)

