MIMIKA, (timikabisnis.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) siap saji bagi pemilik/penanggung jawab makanan jajanan dan sentral makanan di Kabupaten Mimika tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Ultima, Jumat (14/8/2026), menyasar para pelaku usaha, khususnya pemilik dan pengelola pangan siap saji, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan makanan yang aman, layak, higienis, dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat.
Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Crisdiyantoko, yang juga menjadi narasumber, mengatakan penyuluhan tersebut memberikan pemahaman mengenai lima kunci keamanan pangan, penyakit bawaan makanan, serta prinsip dasar higiene dan sanitasi.
” Harapannya, pengetahuan pengelola pangan semakin meningkat sehingga mereka dapat membantu menjaga kesehatan masyarakat, terutama memastikan makanan yang dijual aman dan layak dikonsumsi,” ucapnya.
Menurutnya, jenis pangan yang menjadi perhatian cukup beragam, mulai dari makanan lokal, makanan kukus dan rebus seperti pisang serta singkong, hingga kopi, teh, gorengan dan berbagai makanan kemasan yang banyak dijual kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan para pengelola pangan agar tidak menggunakan bahan tambahan yang dilarang, seperti pewarna tekstil maupun formalin. Edukasi tersebut dinilai penting sebagai langkah pencegahan terhadap risiko keracunan pangan sekaligus menjaga kualitas makanan yang beredar di masyarakat.
Selain keamanan pangan, aspek kandungan minyak dan garam juga perlu diperhatikan. Konsumsi makanan dengan minyak atau garam secara berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Karena itu, pengolahan pangan harus dilakukan dengan memperhatikan kebersihan, keamanan dan kesehatan konsumen.
Melalui kegiatan ini, kata Chris, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika berharap para pelaku usaha pangan siap saji dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam aktivitas sehari-hari, sehingga masyarakat mendapatkan pangan yang aman dan berkualitas.
” Kita berharap makanan yang dijual di Mimika tidak hanya mudah diperoleh, tetapi juga aman, berkualitas dan higienis. Jangan asal mengolah makanan tanpa memperhatikan aspek kesehatan,” pungkasnya. (Lyddia Bahy).

