MIMIKA, (timikabisnis.com)- Prakirawan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mimika, Stevan Yawan, mengungkapkan, memasuki musim penghujan, Kabupaten Mimika akan sering diguyur hujan.
Saat dijumpai awak media pada Sabtu,(14/5/6/2025) ia menjelaskan, usai masa peralihan akhir bulan Mei lalu, kini Mimika akan sering diguyur hujan.
Hal ini ditandai dengan meningkatnya curah hujan pada bulan Juni hingga Agustus. Di mana perbulannya, curah hujan bisa mencapai di atas 800-900 milimeter.
Selain itu ada faktor lain yang mempengaruhinya yakni faktor regional, dimana saat ini angin Timur lebih banyak masuk sehingga Mimika cenderung menerima hujan dibandingkan dengan kota lain di Papua.
Letak geografis Mimika yang dikelilingi pegunungan dan laut juga memengaruhi distribusi hujan, ucap Stevan.
” Curah hujan pada hari biasa bisa diatas 300 milimeter per bulan,” ucapnya lagi.
Ia menerangkan bahwa hujan yang terjadi di Kabupaten Mimika pada bulan Juni-Agustus masih tergolong ringan hingga sedang tetapi dengan range waktu yang lama.
” Hujannya ringan tetapi berlangsung terus menerus, dari pagi ke siang bahkan lanjut sampai ke malam,” ujar Stevan.
Kabupaten Mimika yang merupakan salah satu kota terbasah di Indonesia dan curah hujannya yang meningkat maka suhunya pun cenderung lebih dingin dari biasanya.
Hal ini dikarenakan pertumbuhan awan yang merata sehingga penyinaran matahari kurang maksimal dan tidak sampai ke permukaan, terangnya.
Puncak hujan, lanjut Stevan akan terjadi di akhir bulan Juli dan intensitasnya akan turun kembali di akhir bulan Agustus dan September.
” Bulan ini, intensitas hujan akan merata di semua lokasi. Oleh karena itu kami menghimbau agar yang bepergian khususnya menggunakan roda dua supaya selalu menyiapkan jas hujan agar terlindung saat turun hujan,” ungkapnya. (Lyddia Bahy).

