Tim SAR Gabungan dengan heli Caracal milik TNI AU menuju lokasi jatuhnya Heli Bell PK DAR, Kamis (9/6/2022) /Foto : istimewa
Timika, (timikabisnis.com) – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Personil Basarnas, Lanud Yohanis Kapiyau, Paskhas 469 Timika, Kodim 1710 Mimika, Polres Mimika, Brimob Timika, Perwakilan Pemda Mimika dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika dan Perwakilan pihak Maskapai Derazona Air, pada Kamis (9/6/2022) akan kembali melakukan pencarian sisa korban seorang Balita yang belum ditemukan pada pencarian hari pertama jatuhnya Heli Bell PK-DAR.
Tim gabungan sebelum bergerak terlebih dahulu melakukan brifing sekitar pukul 08.00 WIT untuk menentukan lokasi lokasi yang akan difokuskan. Dari hasil brifing tersebut terungkap bahwa tim gabungan akan dibantu dengan sebuah Helikopter Caracal milik TNI AU untuk menerjunkan tim gabungan di sekitar lokasi jatuhnya helikopter naas tersebut.
Dari rillis yang dikeluarkan oleh Tim SAR Timika, Kamis (9/6/2022) yang diterima timikabisnis.com menyebutkan persiapan pergerakan pencarian H-2 terhadap 1 korban tersisa atas nama Piliter (4 thn) yang dikabarkan terlempar sesaat sebelum jatuhnya Helikopter BELL PK-DAR milik Derazona Air yang disewa oleh Pemda Mimika untuk digunakan sebagai Puskesmas Keliling.
Proses pencarian sendiri akan dilakukan dengan direncanakan setelah seluruh personil sar gabungan sampai di daratan SAR gabungan akan melakukan penyisiran dengan terfokus menyisir daerah dimana Helikopter terputar sebelum jatuh.
Menurut informasi dari salah satu korban selamat yang menggendong anak tersebut bahwa bocah empat tahun tersebut langsung terlempar keluar melalui cendela setelah Helikopter naas tersebut terputar-putar akan jatuh. (*opa)
