JAYAPURA, (timikabisnis.com)- PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat terus mendorong peningkatan kapasitas dan kepercayaan diri pegawai perempuan melalui program pengembangan kompetensi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Inspiring Srikandi bertema “Speak with Impact: Building Confidence, Influence & Professional Communication” yang dilaksanakan pada Senin (12/10), secara serentak melalui metode tatap muka (offline) dan daring (online).
Kegiatan yang diinisiasi Srikandi PLN ini bertujuan membekali para peserta dengan kemampuan komunikasi yang efektif, profesional, dan persuasif, sekaligus membangun keberanian untuk menyampaikan gagasan di lingkungan kerja maupun di hadapan publik.
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai teknik menyampaikan pesan secara jelas dan meyakinkan, penggunaan bahasa tubuh (body language), penampilan profesional (grooming), serta penerapan etika dan sikap kerja (attitude). Seluruh materi dirancang untuk mendukung pengembangan karakter dan kompetensi Srikandi PLN agar semakin siap menghadapi tantangan profesional.
Tak hanya berfokus pada teori, pelatihan ini juga menghadirkan sesi praktik public speaking. Para peserta berkesempatan mengasah kemampuan mengatur intonasi suara, membangun bahasa tubuh yang tepat, serta menyampaikan pesan secara terstruktur dan percaya diri. Melalui praktik tersebut, peserta diharapkan mampu mengatasi rasa gugup dan meningkatkan kesiapan saat berbicara di depan audiens.
Pelatihan ini menghadirkan Ika Palimbunga, Founder Pesona Pariwisata Papua Training Center, sebagai pemateri. Lembaga pelatihan yang berlokasi di Perumahan Koya Lestari, Jayapura, tersebut telah aktif memberikan edukasi sejak 2019.
Ika mengapresiasi pelaksanaan Inspiring Srikandi sebagai ruang positif bagi perempuan untuk terus belajar, bertukar wawasan, dan mengembangkan potensi diri. Menurutnya, antusiasme peserta selama mengikuti kegiatan mencerminkan tingginya semangat untuk meningkatkan kualitas diri, khususnya dalam membangun komunikasi yang lebih baik.
Ia berharap, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara nyata dalam pekerjaan sehari-hari, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengembangan kompetensi, baik dari sisi soft skill maupun hard skill.
Sementara itu, General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, yang hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut, menekankan bahwa kemampuan komunikasi merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung profesionalisme dan kepemimpinan perempuan di lingkungan perusahaan.
Menurutnya, pegawai perempuan tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis yang mumpuni, tetapi juga perlu mampu menyampaikan ide, membangun pengaruh positif, serta mengambil peran aktif dalam berbagai proses pengambilan keputusan.
” Di era saat ini, Srikandi PLN harus mampu menunjukkan kompetensi sekaligus berani menyuarakan gagasan dan pemikirannya. Kami memberikan ruang seluas-luasnya bagi seluruh Srikandi untuk terus bertumbuh, mengembangkan potensi, dan meningkatkan kepercayaan diri. Saya optimistis, kemampuan komunikasi yang kuat akan menjadi bekal penting bagi lahirnya pemimpin-pemimpin perempuan masa depan yang tangguh,”ucap Roberth.
Melalui kegiatan ini, PLN UIW Papua dan Papua Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya pegawai perempuan. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya kerja yang inklusif, memberikan kesempatan berkembang secara setara, serta mendorong kontribusi optimal setiap pegawai.
” Ke depan, Srikandi PLN diharapkan semakin percaya diri dalam menyampaikan gagasan, berkolaborasi, dan mengambil peran strategis dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan. Dengan komunikasi yang efektif dan profesional, para Srikandi diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan serta mendukung kemajuan pembangunan di Tanah Papua,” pungkasnya. (Lyddia Bahy

