MIMIKA, (timikabisnis.com)- Sebanyak 57 anak dipercayakan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 ini. Dimana dalam Anggota Paskibraka mulai dari penggerek, pembawa baki hingga komandan pasukan ditempati oleh anak-anak OAP.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Koordinator Pelatih Paskibra, Dominggus Maspaitella. Ia mengungkapkan tahun ini peserta paskibra sebanyak 57 orang dimana sebagian besar anggotanya adalah anak-anak asli Papua (Amungme – Kamoro)
” Posisi penting Paskibra ditempati oleh anak-anak OAP. Mulai dari penggerek, pembawa baki, hingga Komandan Pasukan (Danpas),” ucap Dominggus, Rabu (13/8/2025).
Sebagai putra daerah, Dominggus mengatakan sudah seharusnya menghargai anak-anak Papua dengan memberikan mereka kesempatan.
” Tahun ini kita benar-benar memberikan hak OAP di tanahnya sendiri. Hampir semua OAP, tapi kita perlu anak-anak asli dari gunung dan pantai,” ujar Dominggus ketika diwawancarai para awak media.
Hal lain yang tidak kalah menarik, menurut Dominggus dikarenakan komandan pasukan pada sore hari adalah seorang wanita asli Papua dimana ini baru pertama kali dilakukan.
” Yang paling berbeda, komandan pasukan pada sore hari adalah seorang perempuan asli Papua. Ini baru pertama kali dilakukan,” jelasnya.
Sederetan nama, seperti Timotius Makamu, Joseph Hendrik dan Deten Humawak mengisi posisi sebagai penggerek dengan komandan paskibra pagi adalah Sion Wanimbo dan pembawa baki pagi hari adalah Mirekel Dracella Korey.
Sementara untuk komandan paskibra sore harinya adalah seorang perempuan asli Papua yang bernama Cindy Apryda.
Cindy Apryda yang adalah perempuan asli Papua, didapuk menjadi Danpas sore mengaku senang dan merasa bangga dengan tugas yang dipercayakan kepadanya.
” Ini bukti bahwa perempuan Papua juga bisa menjadi Danpas. Menjadi perempuan pertama sebagai Danpas tentunya saya sangat bangga dan bahagia,” ucapnya.
Cindy berharap, agar di tahun-tahun selanjutnya, perempuan Papua bisa mendapatkan kesempatan yang sama, harapnya mewakili teman-temannya yang lain. (Lyddia Bahy).

