Sengketa Lahan Menghambat Pembangunan Pagar di Bandara Mozes Kilangin

MIMIKA,(timikabisnis.com) — Sengketa lahan di kawasan Bandara Baru Mozes Kilangin, Timika, menyebabkan proyek pembangunan pagar keliling terhenti sementara. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika menaruh perhatian serius terhadap persoalan ini dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi.

Kepala Bidang Perhubungan Udara Dishub Mimika, Elcardobes Sapakoly, menjelaskan bahwa permasalahan tersebut disebabkan oleh tumpang tindih sertifikat lahan seluas 55 hektare di kawasan bandara. Lahan yang tercatat atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika ternyata juga memiliki sertifikat yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Lahan seluas 55 hektare itu atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika. Namun di dalam area tersebut terdapat beberapa titik yang juga diterbitkan sertifikat oleh BPN. Itu yang sedang kami selesaikan,” ujar Elcardobes, Rabu (5/11/2025).

Warga yang mengklaim kepemilikan tanah melakukan pemalangan di sejumlah titik proyek, sehingga pengerjaan pembangunan pagar keliling bandara harus dihentikan sementara waktu.

Selain tumpang tindih dengan sertifikat BPN, permasalahan semakin kompleks dengan munculnya sertifikat baru atas nama masyarakat sejak tahun 2020 di beberapa titik sekitar bandara, seperti di depan toko, belakang Polsek, dan area lainnya.

Dishub Mimika telah melakukan pertemuan rutin dengan warga yang mengklaim kepemilikan lahan untuk mencari jalan tengah. Selain itu, pihaknya juga telah mengundang BPN Mimika guna membahas penyelesaian permasalahan tersebut.

Namun, menurut Elcardobes, perwakilan BPN yang hadir belum dapat memberikan keterangan karena masalah tersebut bukan merupakan kewenangannya secara langsung. Penyelesaian kasus ini pun masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Perumahan dan Pertanahan Kabupaten Mimika.

“Dinas Perhubungan akan terus berkoordinasi dengan BPN serta Dinas Perumahan dan Pertanahan untuk menyelesaikan masalah ini. Kami juga akan menyampaikan laporan kepada pimpinan agar segera ada solusi terbaik,” tuturnya. (*Lyddia Bahy*)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *