MIMIKA,(timikabisnis.com) – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Hj. Rampeani Rachman, S.Pd., mendorong BPJS Kesehatan Mimika menempatkan petugas secara langsung di RSUD Mimika guna mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan.
Permintaan tersebut disampaikan Rampeani menyusul masih adanya kendala yang dialami pasien dalam mengurus administrasi BPJS Kesehatan di RSUD Mimika.
Menurutnya, kehadiran petugas BPJS Kesehatan di rumah sakit sangat diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Rampeani mengungkapkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak RSUD Mimika, pelayanan administrasi BPJS Kesehatan di rumah sakit selama ini ditangani oleh pegawai RSUD, bukan petugas BPJS Kesehatan secara langsung.
“Sehingga mungkin pelayanan agak lamban, sementara administrasi yang perlu diselesaikan itu salah satunya BPJS Kesehatan karena masyarakat rata-rata menggunakan itu,” kata Rampeani saat ditemui di Kantor DPRK Mimika, Jumat (16/10/2026).
Ia menegaskan, BPJS Kesehatan perlu menugaskan pegawainya secara khusus di RSUD Mimika agar masyarakat yang mengalami kendala administrasi dapat memperoleh pelayanan secara langsung tanpa harus mengurusnya ke kantor BPJS Kesehatan.
Rampeani mengaku pernah mengalami sendiri kendala saat mengakses pelayanan di rumah sakit tersebut. Dari pengalamannya, ia menilai kehadiran petugas BPJS Kesehatan secara langsung dapat membantu mempercepat penyelesaian persoalan administrasi pasien.
“Jangan pelayanan BPJS ini di-handle oleh orang RSUD. Saya berobat di sana juga seperti itu, saya mendapatkan kendala. Saya tanya kenapa administrasi seperti ini, ternyata bukan orang BPJS yang ada di sana,” ujarnya.
Ia kemudian mencontohkan pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang menghadirkan petugas langsung di lokasi pelayanan untuk membantu masyarakat mengurus kebutuhan administrasi.
Menurutnya, pola pelayanan tersebut dapat menjadi contoh bagi BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien di RSUD Mimika.
“Contoh Disdukcapil, mereka melayani itu langsung di sana. Artinya, meningkat pelayanan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Mimika, dr. Faustina Helena Burdam, menyambut pentingnya kehadiran petugas BPJS Kesehatan di rumah sakit sebagai bentuk kerja sama untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Faustina berharap, dengan adanya petugas BPJS Kesehatan di RSUD Mimika, pasien dapat lebih mudah menyelesaikan berbagai persoalan administrasi, termasuk melakukan pengecekan status kepesertaan yang tidak aktif.
“Harapannya, kehadiran BPJS itu seperti contohnya Disdukcapil. Ketika ada kebutuhan, misalnya mau cetak kartu dan sebagainya, mereka langsung ada di situ. Begitu juga dengan BPJS. Ketika mereka, seumpama, tidak aktif, bagaimana mengeceknya? Tidak perlu lagi harus ke kantor sana. Jadi, mendekatkan layanan,” tutupnya.(Anis Batalotak)

