PUPR Mimika Targetkan Pengaspalan Jalan Hasanuddin Rampung Akhir November

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan. Salah satu proyek yang menjadi prioritas saat ini adalah pengaspalan Jalan Hasanuddin yang ditargetkan rampung pada akhir November 2026.

Pengerjaan ruas jalan tersebut masih berlangsung dan menjadi salah satu fokus pembangunan infrastruktur di kawasan dalam kota. Pemerintah daerah berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga masyarakat segera menikmati akses jalan yang lebih baik, aman, dan nyaman.

Kepala Dinas PUPR Mimika, Innosensius Yoga Pribadi, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan guna memastikan target penyelesaian Jalan Hasanuddin dapat tercapai.

“Untuk ruas jalan dalam kota, saat ini fokus utama kita adalah Jalan Hasanuddin. Kami targetkan pekerjaan ini bisa selesai pada akhir November,” ujar Innosensius saat ditemui, Kamis (5/11/2026).

Ia menjelaskan, secara keseluruhan realisasi fisik pembangunan yang ditangani PUPR Mimika telah mencapai 69 persen dan terus bergerak menuju target 70 persen. Sementara khusus program pembangunan jalan, progres pekerjaan tercatat sekitar 60 persen.

Meski demikian, pelaksanaan pembangunan jalan lingkungan masih menghadapi kendala ketersediaan material, terutama kosongnya stok semen Tonasa.

Menyikapi kondisi tersebut, penyedia jasa tengah berkoordinasi dengan konsultan pengawas untuk mengkaji kemungkinan penggunaan semen pengganti. Kajian tersebut dilakukan melalui analisis teknis, termasuk perbandingan komposisi adukan, guna memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga.

Selain kendala material, PUPR Mimika juga menaruh perhatian terhadap keluhan masyarakat terkait debu dan ketidaknyamanan selama berlangsungnya aktivitas pembangunan.

Innosensius mengatakan, pihaknya telah mengingatkan penyedia jasa agar melakukan penyiraman jalan secara rutin serta memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai metode teknis yang telah ditentukan.

“Kami memahami adanya keluhan masyarakat terkait debu akibat pekerjaan jalan. Karena itu, penyedia terus kami ingatkan agar rutin melakukan penyiraman sehingga aktivitas pembangunan tidak terlalu mengganggu masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pekerjaan infrastruktur yang sedang berjalan dapat diselesaikan sesuai target waktu dengan tetap mengutamakan kualitas dan standar teknis pekerjaan.

“Dengan demikian, pembangunan yang dilaksanakan tidak hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Mimika,” tandasnya.(Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *