Perkuat Sinergi Wujudkan Pendidikan Bermutu, Pemprov Papua Tengah Gelar Konsolidasi Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026

MIMIKA,(timikabismis.com)- Dalam upaya memperkuat koordinasi, menyatukan visi, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggelar Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 di Ballroom Hotel Horison Diana, Timika.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (10-12 Maret), dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum Provinsi Papua Tengah, Marthen Ukago yang ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya kegiatan.

Konsolidasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, para kepala bidang, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta pihak terkait lainnya dalam mengawal dan mendukung pelaksanaan program prioritas dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Melalui forum ini diharapkan tercipta pemahaman yang sama serta sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan dalam merencanakan dan mengimplementasikan berbagai kebijakan pendidikan secara efektif di daerah.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum Marthen Ukago menegaskan bahwa kegiatan konsolidasi ini memiliki peran penting dalam memperkuat sinergi seluruh pihak dalam pembangunan pendidikan di Papua Tengah.

“Kegiatan konsolidasi daerah ini menjadi sangat penting dalam rangka membangun sinergi, kesepahaman, serta kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, media, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan guna mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata bagi seluruh masyarakat,” ucapnya, Selasa (10/3/2026).

Ia mengatakan, tema yang diusung dalam kegiatan ini yakni “Memperkuat Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” sangat relevan dengan tantangan pembangunan pendidikan di Papua Tengah saat ini.

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.

“Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter. Di Provinsi Papua Tengah pendidikan kami tempatkan sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia, karena masa depan daerah ini sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan pendidikan sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Papua Tengah, yaitu “Mewujudkan Papua Tengah Emas, Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju dan Berkelanjutan.” Dalam visi tersebut, pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

Pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah mulai melaksanakan sejumlah program prioritas di bidang pendidikan. Di antaranya program pendidikan gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SLB, pelaksanaan Sekolah Sepanjang Hari (SSH), penguatan pendidikan berpola asrama dan boarding school untuk menjangkau wilayah terpencil, serta program MAPEGA (Masa Pengabdian Guru) melalui pengiriman tenaga guru ke daerah-daerah terisolir.

“Berbagai program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan bahwa pembangunan pendidikan di Papua Tengah tidak hanya berjalan di pusat kota, tetapi juga menjangkau seluruh wilayah hingga daerah-daerah terpencil,” jelasnya.

Ia berharap melalui forum konsolidasi tersebut akan lahir berbagai gagasan dan rekomendasi strategis guna memperkuat kebijakan pendidikan di Papua Tengah.

“Saya berharap melalui kegiatan ini akan lahir berbagai gagasan, rekomendasi, serta langkah-langkah konkret yang dapat memperkuat kebijakan pendidikan di daerah kita, sehingga ke depan pendidikan di Papua Tengah semakin berkualitas, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Papua Tengah Tahun 2026, Kuswanto, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh pemerintah daerah memiliki pemahaman yang sama dalam mengawal berbagai program prioritas pendidikan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, para kepala bidang, BPKAD, serta pihak terkait dalam mendukung pelaksanaan program prioritas dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” terangnya.

Ia menjelaskan sejumlah program prioritas yang menjadi fokus pembahasan dalam konsolidasi tersebut, antara lain revitalisasi sekolah terintegrasi, pengembangan Sekolah Garuda, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), digitalisasi pendidikan, penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan, penuntasan wajib belajar 13 tahun, penurunan angka anak tidak sekolah, serta penguatan sistem penjaminan mutu pendidikan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan seluruh pemerintah daerah memiliki pemahaman yang sama dan bergerak bersama dalam mengawal program prioritas pendidikan, sehingga implementasinya di daerah dapat berjalan lebih terarah dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan,” pungkasnya.

Peserta kegiatan ini berasal dari berbagai unsur yang berkaitan dengan pengelolaan pendidikan di daerah, di antaranya perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Papua Tengah, BPKAD provinsi dan kabupaten/kota, para Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya, termasuk Sekretaris Dinas, Kepala Bidang PAUD, Kepala Bidang SD, Kepala Bidang SMP, serta Kepala Bidang SMA/SMK.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan unsur dari luar pemerintah, seperti perwakilan Lembaga Masyarakat Adat. (Lyddia Bahy).

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *