MIMIKA,(timikabisnis.com) – Bupati Mimika, Johannes Rettob didampingi Wakil Bupati, Emanuel Kemong, melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama serta ratusan pejabat administrator dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika dalam sebuah prosesi resmi yang berlangsung di Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Rabu (11/3/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam melakukan penyegaran organisasi sekaligus memperkuat kinerja birokrasi guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Mimika.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat dipercaya menduduki posisi strategis di lingkungan Pemkab Mimika. Sebagian pejabat dikukuhkan dalam jabatan yang sama, sementara lainnya mengalami rotasi maupun mendapat kepercayaan memimpin organisasi perangkat daerah (OPD).
Beberapa pejabat yang dilantik di antaranya Yohana Paliling sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Petrus Pali Ambaa sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Ronny S. Marjen yang kini menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Selain itu, Gad Tebay dipercaya sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Anton Welerubun menjabat Kepala Dinas Pendidikan, Septinus Timang sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Yulius Koga sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Pelantikan tersebut juga menetapkan Sabelina Fitriani sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Abraham Kateyau sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Jefri Deda sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Jacob Jantje Toisuta sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.
Sejumlah jabatan penting lainnya diisi oleh Hermalina Wilhelmina Imbiri sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM), Marthen Tappi Mallisa sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Alice Irene Wanma sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, serta Paulus Yanengga sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja.
Di sektor kesehatan, dr. Faustina Helena Burdam dipercaya memimpin RSUD Mimika sebagai direktur. Sementara itu, sejumlah posisi di Sekretariat Daerah juga diisi, antara lain Anton Pasoro sebagai Kepala Unit Pengadaan Barang dan Jasa (UPBJ), Alfasiah sebagai Kepala Bagian Humas dan Protokol, Evert Lukas Hindom sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan, serta Soraya sebagai Kepala Bagian Umum Setwan.
Selain pejabat definitif, beberapa jabatan juga diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Di antaranya Alfasiah sebagai Plt Kepala Dinas Perhubungan, Godfried Maturbongs sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan, Emmi Korwa sebagai Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Klemens sebagai Plt Kepala Dinas Perikanan, Samuel Yogi sebagai Plt Kepala Dinas Koperasi, serta Dr. Drs. Dwi Cholifah sebagai Plt Inspektur Kabupaten Mimika.
Pada kesempatan yang sama, sebanyak 286 pejabat lainnya turut dilantik. Mereka terdiri dari sekretaris dinas, kepala distrik, kepala bidang, kepala seksi hingga pejabat fungsional di berbagai perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan bahwa pelantikan dan rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, pergantian maupun penempatan pejabat dilakukan sebagai langkah untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Mimika.
JR menjelaskan bahwa seluruh proses pengisian jabatan tersebut telah melalui tahapan yang panjang dan terukur, mulai dari evaluasi kinerja hingga uji kompetensi yang dilakukan bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui sistem yang berlaku.
“Kita sudah lalui proses ini sebelumnya, mulai dari evaluasi kerja hingga uji kompetensi yang dilakukan bersama BKN melalui sistem. Dan masih banyak jabatan yang harus kita persiapkan,” ujarnya.
JR juga menambahkan, pemerintah daerah masih akan terus menyiapkan sejumlah posisi strategis lainnya untuk mendukung jalannya pemerintahan secara lebih optimal.
Sementara itu, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengingatkan para pejabat yang baru saja dilantik agar menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh komitmen serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan kewenangan.
Ia menekankan bahwa jabatan yang dipercayakan merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional demi kepentingan masyarakat dan kemajuan pemerintahan di Kabupaten Mimika.
Menurutnya, sikap disiplin, transparansi, dan tanggung jawab menjadi kunci penting agar kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah daerah dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.
“Saya berharap pejabat yang dilantik mampu mempertanggungjawabkan jabatannya dengan baik serta tidak menyalahgunakan kewenangan yang telah diberikan,” harap Emanuel.
(Lyddia Bahy).

