Perkuat Fungsi Protokoler dan Komunikasi Pemerintah, Komisi I Studi Banding ke Bagian Prokopim Kabupaten Badung

Badung, Bali (timikabisnis) – Rombongan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika melakukan kunjungan kerja studi banding ke Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Badung, Bali, pada Rabu (28/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap ilmu dan pengalaman terbaik terkait tata kelola keprotokoleran pemerintahan daerah yang telah diterapkan secara maksimal di Kabupaten Badung.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, Alfian Akbar Balyanan, didampingi Wakil Ketua Daud Bunga, Sekretaris Komisi Anton Pali’, Anggota, Iwan Anwar, SH, Anton Alom, Agustinus Murib, Frederikus Kemaku, Ester Rika Agustina Komber, Kabag Tapem Suto Rontini, Sekwan Mimika, Ibu Sriyanti Ramping, dan staf, disambut hangat oleh Kepala Bagian Prokopim Kabupaten Badung, Made Suardita, S.STP, di Ruang Rapat Nayaka Kosana II, Kantor Pemkab Badung.

Dalam paparannya, Made Suardita menjelaskan bahwa Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Prokopim tidak hanya sebatas menyiapkan protokol acara, tetapi juga mencakup manajemen isu dan pembangunan citra positif melalui sinergi yang kuat dengan berbagai media, baik cetak maupun online.

“Kami tidak hanya mengurus acara, tetapi juga mengelola informasi. Prokopim bertugas membuat konten positif yang dipublikasikan demi membangun citra Pimpinan dan Kabupaten secara umum,” ujar Made.

Ia juga memaparkan transformasi digital yang telah diterapkan, di mana pelaporan kinerja kini berbasis aplikasi untuk memudahkan pertanggungjawaban. Selain itu, pihaknya secara aktif memantau dan mengelola respons publik, baik positif maupun negatif, untuk segera ditindaklanjuti.

“Kami memiliki sistem analisis konten media. Setiap tanggapan masyarakat menjadi acuan kami untuk perbaikan dan disampaikan kepada pimpinan,” tambahnya.

Wakil Ketua Komisi I DPRK Mimika, Daud Bunga, mengapresiasi profesionalisme Prokopim Badung. Menurutnya, sistem yang ada sangat baik dan layak dijadikan acuan untuk diterapkan di Mimika, khususnya terkait mekanisme komunikasi vertikal dari tingkat atas hingga bawah.

Sementara itu, Anggota Komisi I, Iwan Anwar, SH, menilai inovasi yang diterapkan sangat luar biasa. Politisi Partai Golkar ini menyoroti pentingnya mekanisme feedback masyarakat serta bagaimana menjaga keseimbangan dan hubungan harmonis antara lembaga legislatif dan eksekutif.

“Bagaimana menjaga keseimbangan antara eksekutif dan legislatif agar tercipta hubungan yang sinergis dan harmonis dalam menjalankan fungsi pemerintahan?” tanya Iwan.

Anggota lainnya, Ester Rika Agustina Komber, menyatakan ketertarikannya pada struktur tupoksi yang jelas di Badung. Ia menilai hal ini sangat penting untuk diadopsi mengingat pengelolaan media dan komunikasi di Mimika masih perlu pengembangan.

Hal senada disampaikan Plt. Sekwan Mimika, Sriyanti Ramping. Ia mengakui bahwa pengelolaan Humas dan Protokol di lingkungan Setwan Mimika merupakan tantangan tersendiri karena masih tergolong unit baru dan ketersediaan SDM yang terbatas.

“Setelah mendengar paparan ini, menjadi catatan yang luar biasa. Ini menjadi tantangan bagi kami untuk lebih kreatif dalam membuat berita dan mengelola informasi meskipun dalam keterbatasan,” ungkap Sriyanti.

Dapat disimpulkan bahwa fungsi Prokopim sangat strategis. Pengelolaan informasi membutuhkan keahlian khusus, bukan hanya sekadar menyampaikan berita, tetapi juga kemampuan menganalisis dan merespons isu secara cepat dan tepat. (don)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *