Pemkab Mimika Berharap Mata Rantai Penularan Covid-19 Harus Diputuskan

Bupati Mimika Eltinus Omaleng bersama Wakil Bupati Johannes Rettob dan Penjabat Sekda Mimika Marthen Paiding Video Conference bersama Mendagri Tito Karnavian, Jumat (3/4) di kantor Pusat Pemerintahan SP 3, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua./Foto : Istimewa

 

Timika, (timikabisnis.com) – Bupati Mimika Eltinus Omaleng bersama Wakil Bupati Johannes Rettob dan Penjabat Sekda Mimika Marthen Paiding Video Conference bersama Mendagri Tito Karnavian, Jumat (3/4) di kantor Pusat Pemerintahan SP 3, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua  menegaskan bahwa mata rantai penularan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Mimika harus dihentikan total.

“Mata rantai penularan Corona Virus Deseas 2019 harus segera dihentikan sehingga tidak meluas dan angka jumlah Orang Dalam Pemantauan dan Pasien Dalam Pemantauan  (PDP), Orang Tanpa Gejala (OTG) dan positif,”tegas Bupati Mimika yang turu pula didampingi Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian (TGTPP) Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

Bupati menjelaskan, bahwa awal mula sumber masuknya virus ini diduga berasal dari Clusser Lembang Jawa Barat dan Jakarta, Diduga ada warga Timika yang terkontaminasi  saat acara tersebut.

“Covid ini tidak ada di Papua dan Mimika. Kita cepat ketemu karena kebetulan kita langsung cepat batasi pintu keluar masuk di bandara. Ini luar biasa. Beberapa waktu lalu ada salah satu jemaaat dari Gereja yang ada di Timika ikut kegiatan tersebut, dan dari sinilah virus itu berkembang ke Timika,”jelasnya.

Bupati Omaleng mengapresiasi kerja Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 karena berhasil mengungkap awal mula keberadaan virus ini di Mimika.

“Tim gugus luar biasa, mereka berhasil ketemu sumbernya dari mana. Jadi kasus pasien positif berasal dari klaster Lembang dan Jakarta,” ungkapnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika telah menyepakati penggunaan dana sebesar Rp 172 miliar untuk penanganan Covid-19 di kabupaten ini. Dana ini bersumber dari Dana Tak Terduga yang telah diplot dalam APBD 2020 dan Dana Usulan Tambahan.

“Sampaikan ini agar semua tahu kita anggarkan dana besar untuk jaga daerah dan masyarakat kita. Dana ini sudah termasuk insentive bagi mereka yang berjuang melawan Covid-19  terutama petugas kesehatan dan petugas lainnya,” ujar

Bupati Omaleng mengatakan hingga Jumat (3/4) rincian kasus covid-19 di Mimika terdiri atas 3 pasien positif, 32 PDP, 22 ODP dan 78 OTG.

Jumlah pasien yang dirawat di RSUD 11 orang, jumlah sample yang sudah diperiksa dari 5 pasien hasilnya 3 positif dan 2 negatif.

Dari data yang dirillis Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian (TGTPP) Corona Virus Desease 2019 (Covid-19),  pada Jumat hari ini, telah dikirim 5 sampel baru baru. (opa)

 

 

 

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *