Pasca Ujian Kompetensi, Siswa BLK Merah Putih Miliki Kemampuan Tinggi

Siswa Balai Latihan Latihan Kerja (BLK) Merah Putih, Kampung Nawaripi , Distrik Wnia, Kabupaten Mimika mengikuti ujian kompetensi, Jumat (8/4/2022)/Foto : Istimewa

TIMIKA,(timikabisnis.com) – Setelah mengikuti pelatihan selama tiga bulan, siswa Balai Latihan Latihan Kerja (BLK) Merah Putih mengikuti ujian kompetensi dan ternyata mereka memiliki kemampuan yang tinggi, tim Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat Balai Konstruksi Wilayah VII Jayapura  dan Astra Motor Honda Mimika bersama dengan instruktur Politeknik Amamapare Timika yang menjadi tim penguji dan penilai ujian Siswa BLK Merah Putih kampung Nawaripi, Timika, Papua,  Jumat,(8/4/2022).

Dari pantauan, ada 24 siswa yang mengikuti ujian kompetensi pada tahap pertama ini yang terbagi dalam dua jurusan, yang tergabung dalam jurusan otomotif sebanyak 14 siswa, sedangkan yang tergabung dalam jurusan pengelasan atau welder sebanyak 10 siswa.

Setelah dilakukan ujian, Dian Asifa selaku mekanik head dari Astra Motor Honda  menjelaskan bahwa ujian kompetensi kali ini termasuk dalam tingkat praktek yang berat yaitu memperbaiki motor yang tingkat kerusakannya di atas 50% atau sering disebut dengan overhaul.

Lanjut Dian, ujian kompetensi ini dinilai dari cara kerja, kerapian, pengetahuan, dan struktur system kerja. Dari hasil ujian, maka menurutnya seluruh siswa sudah bisa lolos dalam ujian kompetensi tahap pertama ini.

“Untuk ujian kopemtensi ini yang dipraktekan adalah overhaul dengan tingkat kerusakan diatas 50%  dan siswa BLK semuanya sudah familiar, sudah tahu cara buka mesin, partikel saja yang dilepas, dan sebaliknya dengan sistem pasang mereka sudah tahu’’, kata  Dian.

Sementara itu tim penguji dari instruktur kementerian PUPR balai konstruksi wilayah VII Jayapura, Yusuf mengungkapkan bahwa seluruh siswa di jurusan pengelasan atau welder sudah paham tetapi yang dinilai adalah mana yang benar-benar terbaik dari keselurahan siswa yang mengikuti ujian.

Saat diamati dan dilakukan penilaian selama ujian berjalan Yusuf mengatakan bahwa  ada 5 siswa yang terbaik.

Ia berharap semoga pelatihan di BLK merah putih ini ke depannya lebih tingkatkan lagi, ini merupakan pendekatan untuk membuka wawasan dan mengembangkan Sumber Daya Manusia anak-anak asli Papua.

“Pada intinya semua siwa BLK Merah Putih sudah paham soal pengelasan dan saya berharap setelah lulus dari BLK para siswa bisa bekerja di perusahaan’’, kata Yusuf.

Selain itu Direktur Politeknik Amamapare, Herman Dumatubun mengatakan berkaitan soal mitra pihaknya susah mengutus beberapa orang instruktur untuk mendampingi anak-anak. Mereka sudah bekerja baik membimbing anak-anak ini diharapkan  setelah ujian ini anak-anak bisa lulus dan bisa diterima di dunia industri sebagai karyawan.

“ini sangat luar biasa  atas keberhasilan, ketekunan para pengelola dan para instruktur yang telah membimbing anak-anak ini selama 4 bulan dan mereka sudah belajar tekun memahami metode pengelasan, otomotif dan kalau semua lulus pakai ilmu dan ketrampilan ini untuk mulai bekerja di tempat kerja baru nanti’’, terang Herman.

Diamping itu setelah usai aktifitas ujian kopetensi, Rani selaku Leader dari Astra Motor Timika, memberikan cindera mata berupa 4 jaket Honda kepada Empat siswa terbaik jurusan Otomotif. (opa)

Administrator Timika Bisnis