SD Inpres Timika IV Gandeng Basarnas Mimika Bentuk Karakter Siswa Siaga Bencana

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan bersama SD Inpres Timika IV membangun kemitraan dalam rangka penguatan pendidikan karakter bagi siswa melalui program bertema “Siaga Bencana, Anak Tangguh, Berani, dan Mandiri.”

Program tersebut menjadi langkah nyata sekolah dalam membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian sosial, keberanian, disiplin, serta semangat gotong royong sejak dini melalui kegiatan edukatif dan pelatihan inspiratif.

Kepala SD Inpres Timika IV, Simon Rabba mengatakan, program ini hadir sebagai respons terhadap tantangan perkembangan sosial dan pengaruh media sosial yang semakin kuat terhadap perilaku anak-anak.

Menurutnya, sekolah tidak ingin hanya berfokus pada peningkatan akademik semata, tetapi juga menanamkan nilai sosial, disiplin, serta kepedulian kepada siswa.

“Kami tidak hanya fokus pada pengembangan akademik anak, tetapi juga bagaimana mengedukasi mereka dari sisi sosial, pengembangan karakter, dan sikap tanggap cepat apabila ada hal-hal yang harus segera direspons,” ujarnya kepada TimikaBisnis.com, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan, program sementara ini menyasar siswa kelas 4 dan 5. Sementara siswa kelas 6 belum dilibatkan secara penuh karena sedang menjalani tahapan akhir ujian sekolah sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

Siswa kelas 4 dan 5 dipilih sebagai pionir yang diharapkan mampu menjadi pribadi berkarakter positif sekaligus menjadi teladan bagi teman-teman dan adik kelas mereka dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, keselamatan, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Lebih lanjut, Simon mengungkapkan bahwa sekolah juga berencana menggandeng pihak kesehatan dalam program lanjutan, termasuk program “dokter cilik” yang direncanakan berlangsung pada akhir Juli atau awal Agustus mendatang.

Menurut Simon, respons dari berbagai instansi terhadap program sekolah sejauh ini sangat positif. Bahkan, beberapa pihak lebih dahulu menawarkan kerja sama sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan perkembangan karakter anak.

Pihak sekolah berharap program tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam menciptakan pendidikan yang seimbang antara akademik, pembentukan karakter, dan kesiapsiagaan sosial siswa.

“Harapan kami, program ini tidak berhenti sebatas seremonial saja, tetapi benar-benar ditindaklanjuti agar anak-anak memahami manfaatnya bagi diri mereka, sekolah, maupun lingkungan sekitar,” tandasnya.(Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *