Pansus DPRD RDP dengan Panpel Sub PON XX Klaster Mimika, Segera Meninjau  Venue

Ketua Pansus PON XX DPRD Mimika, H.Iwan Anwar,SH,MH (Ketiga dari kiri) dan Unsur Piminan Wakil ketua I Aleks Tsenawatme , Wakil Ketua II Yohanis Felix Helyanan dan anggota DPRD Mimika lainnya, Herman Gafur, Elminus B Mom dan Rizal Pata’dan saat mengikuti RDP di ruang serba guna kantor DPRD Mimika, Selasa (2/11/2021)/Foto : husyen opa

TIMIKA, (timikabisnis.com) – Pasca digelarnya Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada, 15 Oktober 2021 lalu, Panitia Khusus (Pansus) PON XX DPRD Mimika menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Panitia Pelaksana (Panpel) PON XX Sub Klaster Mimika pada, Selasa (2/11/2021) di Ruang Serba Guna Kantor DPRD Mimika.

RDP Pansus PON XX DPRD Mimika dengan Panpel Sub PB PON XX Klaster Mimika dipimpin langsung oleh Ketua Pansus DPRD Mimika, H. Iwan Anwar,SH,MH serta dihadiri oleh Wakil Ketua I Aleks Tsenawatme dan Wakil Ketua II Yohanis Felix Helyanan serta dihadiri oleh sejumlah anggota pansus DPRD diantaranya, Herman Gafur, Elminus B Mom, Rizal Patadang, Drs Leonardus Kocu, Muhammad Nurman Karupukaro, Semuel Bunai dan Anton Palli.

Sementara Panpel Sub PB PON Klaster Mimika dihadiri, Ketua Harian Marthen Paiding, Sekretaris Umum, Cesar Avianto Tunya, sejumlah Koordinator bidang seperti, Wilhelmus Toron, Andre Titaley, Agus Hugo Krey, Ronny Marjen,S.STP.

Dalam RDP tersebut, Ketua Harian Marthen Paiding dan Sekum Cesar Avianto Tunya mempresentasekan dari sejak persiapan pelaksanaan, pelaksanaan hingga akhir perhelatan PON XX serta masalah maupun kendala keterlambatan pembayaran tenaga panpel, relawan serta transportasi dan akomodasi hotel dan penginapan.

Ketua Harian Sub PB PON Klaster Mimika Marthen Paiding,ST mengatakan, pendanaan dari pelaksanaan PON XX bersumber dari APBN , APBD Propinsi dan APBD Kabupaten Mimika, begitupula dengan pembangunan venue yang ada di Timika juga bersumber dari APBD Provinsi dan kabupaten.

“Seperti venue Futsal berasal dari APBD Provinsi, sementara Biliard, Panjat Tebing, Tarung Drajat, Judo, Terjun Payung, Aermodeling dan Basket dan Atletik dibangun oleh PT Freeport Indonesia. Venue yang dibangun dari APBD semuanya menjadi tanggungjawab Dinas Pekerjaan Umum, Sub PB PON hanya diserahkan untuk digunakan oleh cabang olahraga,”kata Marthen Paiding.

Ketua Pansus DPRD Mimika, H. Iwan Anwar,SH,MH serta dihadiri oleh Wakil Ketua I Aleks Tsenawatme dan Wakil Ketua II Yohanis Felix Helyanan serta dihadiri oleh sejumlah anggota pansus DPRD diantaranya, Herman Gafur, Elminus B Mom, Rizal Patadang, Drs Leonardus Kocu, Muhammad Nurman Karupukaro, Semuel Bunai dan Anton Palli foto bersama dengan Panpel Sub PB PON Klaster Mimika dihadiri, Ketua Harian Marthen Paiding, Sekretaris Umum, Cesar Avianto Tunya, sejumlah Koordinator bidang seperti, Wilhelmus Toron, Andre Titaley, Agus Hugo Krey, Ronny Marjen,S.STP./Foto : husyen opa

Mengenai keterlambatan pembayaran honor relawan sekitar 3.900 an orang sementara ini sedang dalam proses untuk di proses ke bank, sedangkan untuk Panitia di Cabang Olahraga semuanya sudah dibayarkan melalui rekening bank.

“Untuk honor ribuan relawan sementara sedang proses, dan pada 27 Oktober lalu PB PON Jayapura sudah mengirimkan surat kepada bank BRI, Bank Papua dan BNI untuk proses pembayaran. Keterlambatan ini karena verifikasi administrasi seperti, absensi syarat administrasi lainnya tentang jumlah hari kerja, tapi kami pastikan sebelum tanggal 6 November honor relawan sudah bisa diterima direkening masing masing,”tegasnya.

Dijelaskan Ketua Harian, bahwa terkait proses pembayaran bidang akomodasi untuk penginapan dan hotel Pemilik hotel dan akomodasi menjadi tanggungjawab Sub PB PON Klaster Mimika, Sedangkan untk penginapan Non Hotel ditangani PB POn Papua.

“Kemudian untuk bidang komsumsi jadi tanggungjawab PB PON Papua bekerja sama dengan pihak Pangansari Utama yang mengelola catering,”katanya.

Sementara Sekretaris Umum, Cesar Avianto Tunya menjelaskan secara umum pelaksanaan kegiatan PON XX khusus di Mimika berjalan lancar dan sukses, walaupun masih ada kekurangan.

“Akan jadi catatan kami untuk kedepan dan kami mohon maaf bila selama ini komunikasi dar panpel dengan DPRD Mimka belum berjalan baik,”ucap Cesar.

Ketua Pansus PON XX DPRD Mimika, H. Iwan Anwar,SH,MH mengatakan RDP ini digelar untuk mendengarkan penjelasan dan menjadi bahan atau referensi untuk Pansus dapat melaksanakan tugasnya, yang selanjutnya akan turun dan meninjau langsung sejumlah venue yang dibangun dari dana APBD Mimika.

“Kita sudah mendengarkan penjelasan yang cukup untuk menjadi bahan kami nantinya untuk mencocokkan dengan hasil yang akan kita lihat nantinya di lapangan. Kita Pansus bukan ingin bermaksud mencari kesalahan namun ingin memastikan bahwa pelaksanaan dan penggunaan anggaran berjalan sesuai mekanisme, karena itu besok (rabu-red) Pansus akan coba meninjau dan melihat langsung beberapa venue,”tegas H.Iwan.

Menurutnya, data dan informasi yang sudah disampaikan oleh Sub PB PON Klaster Mimika selanjutnya akan dibicarakan di internal Pansus dan selanjutnya akan menjadi dasar sikap dari fraksi fraksi nantinya dalam pandangan umum dalam berbagai paripurna resmi.

“Kita akan turun meninjau venue venue, pansus ini sebenarnya sudah dibentuk di bulan Agustus namun karena terkendal dengan agenda serta libur sehingga saat ini baru kita bisa RDP dengan panpel. Kiranya pertemuan ini ada kelanjutannya, harapan kita kedepan harus tetap menjaga hubungan dengan DPRD, sebab kata Bung Karno, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan kalau komunikasi kita tertap berjalan,”katanya.

Sejumlah Pimpinan dan anggota Pansus DPRD menyampaikan sejumlah pertanyaan dan penjelasan dari Panpel Sub PB PON Mimika terkait banyaknya keluhan dari warga lebih khusus soal honor panpel dan relawan yang hingga saat ini belum dibayarkan. (*opa)

Administrator Timika Bisnis