Memasuki 30 Tahun Mimika, Adrian Thie Ingatkan OPD: Jangan Jalan Sendiri-Sendiri

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Memasuki usia ke-30 tahun, Kabupaten Mimika diharapkan tidak hanya menjadikan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) sebagai perayaan seremonial, tetapi juga sebagai momentum memperkuat kolaborasi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Komisi II DPRK Kabupaten Mimika, Adrian Andhika Thie, S.ST.Par., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika yang melalui sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) telah menghadirkan berbagai festival dan pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam rangka memeriahkan HUT ke-30 Mimika.

“Pertama-tama saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-30 Kabupaten Mimika. Semoga Mimika semakin sukses, semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan pembangunan terus bergerak maju menuju Gerbang Emas Mimika,” ujar Adrian di Timika, Rabu (7/10/2026).

Menurut Adrian, kegiatan yang dilaksanakan Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pelaku ekonomi lokal.

Festival dan pameran tersebut, kata dia, memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada masyarakat.

“Sebagai Sekretaris Komisi II DPRK Mimika, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada OPD terkait. Kita melihat berbagai produk lokal bisa ditampilkan dan diperkenalkan kepada masyarakat. Ini merupakan langkah yang baik untuk menghidupkan ekonomi kerakyatan dan memberikan ruang yang lebih besar kepada UMKM kita,” katanya.

Adrian menilai keberadaan UMKM dalam rangkaian perayaan HUT Mimika tidak seharusnya hanya menjadi pelengkap kegiatan.

Menurutnya, festival yang memadukan unsur budaya, adat, pariwisata dan UMKM dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Ia menegaskan, pelaku UMKM tidak cukup hanya mendapatkan pembinaan. Pemerintah juga perlu membuka ruang promosi, penjualan dan akses pasar agar produk lokal benar-benar memberikan dampak terhadap pendapatan masyarakat.

“UMKM jangan hanya diberikan pembinaan, tetapi juga harus diberikan ruang untuk tampil, berjualan dan mendapatkan pasar. Karena pada akhirnya yang kita harapkan adalah ada peningkatan pendapatan dan perputaran ekonomi di tengah masyarakat,” jelas Adrian.

Di tengah apresiasi tersebut, Adrian juga memberikan catatan kepada Pemerintah Kabupaten Mimika terkait pelaksanaan berbagai kegiatan yang melibatkan UMKM.

Ia meminta antar-OPD memperkuat koordinasi agar kegiatan dengan sasaran yang sama tidak dilaksanakan secara bersamaan di lokasi berbeda.

Menurutnya, kegiatan yang berlangsung dalam waktu bersamaan dapat membagi konsentrasi masyarakat sebagai pengunjung maupun konsumen. Kondisi tersebut berpotensi membuat manfaat ekonomi yang diterima pelaku UMKM menjadi kurang maksimal.

“Ini yang perlu menjadi evaluasi bersama. Jangan ada ego sektoral antar-OPD. Kalau tujuannya sama-sama untuk membantu UMKM dan masyarakat, maka kegiatan harus saling mendukung dan saling menopang, bukan justru berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Adrian menyarankan Pemkab Mimika menyusun kalender kegiatan bersama yang melibatkan OPD terkait. Dengan perencanaan tersebut, kegiatan dapat dijadwalkan secara bergantian sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa saling membagi pasar.

“Kalau dijadwalkan dengan baik, kegiatan akan terus hidup. Masyarakat juga tahu minggu ini harus datang ke mana. Setelah kegiatan satu dinas selesai, dilanjutkan dinas lainnya. Dengan begitu pengunjung lebih fokus dan pelaku UMKM mendapatkan kesempatan pasar yang lebih maksimal,” katanya.

Adrian menegaskan seluruh OPD merupakan bagian dari satu pemerintahan sehingga setiap program seharusnya saling mendukung dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Menurutnya, keberhasilan sebuah program pemerintah tidak semata-mata diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Jangan sampai masing-masing OPD hanya berpikir bagaimana programnya terlaksana. Yang paling penting adalah apa dampaknya bagi masyarakat. OPD satu harus mendukung OPD lainnya sehingga setiap anggaran dan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat yang maksimal,” ujarnya.

Ia berharap momentum HUT ke-30 Kabupaten Mimika menjadi titik penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRK, pelaku UMKM dan seluruh elemen masyarakat.

Adrian menilai penguatan koordinasi lintas sektor penting agar berbagai potensi daerah, khususnya sektor UMKM, pariwisata dan ekonomi kreatif, dapat dikembangkan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

“Semangat HUT ke-30 ini harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat kebersamaan pemerintah, DPRK, pelaku UMKM dan seluruh masyarakat. Hilangkan ego sektoral, perkuat kolaborasi, hidupkan ekonomi kerakyatan, dan mari bersama-sama membawa Mimika semakin maju menuju Gerbang Emas Mimika,” pungkas Adrian Andhika Thie. (Anis Batalotak)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *