Ketua Lemasa Karel Kum saat melakukan orasi di Halaman kantor Sentra Pemerintahan SP 3, Senin (26/6/2023) /Foto : husyen opa
Timika, (timikabisnis.com) – Ratusan massa yang dimotori oleh Lembaga adat Suku Amungme (Lemasa) dan Lembaga Adat Suku Kamoro (Lemasko) menggelar aksi demo penolakan Pj Bupati Mimika yang baru Valentinus Sudarjanto bertugas di Kabupaten Mimika.
Demo ratusan massa menggelar demo menolak Pj Bupati Mimika yang baru Valentinus Sudarjanto untuk bertugas di kabupaten Mimika, demo ini berlangsung di kantor Pusat Pemerintahan Pemkab Mimika Sp 3 di kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika di SP 3 Kuala Kencana, kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (26/6/2022).
Massa sebelum melakukan aksi demo di Sentra Pemerintahan SP3 dengan melakukan long march dari halaman Gedung Eme Neme Yauware Timika menuju ke Sentra pemerintahan SP 3 dengan pengawalan ketat aparat TNI-Polri.
Ketua Lemasa Karel Kum dalam Orasinya mengatakan menolak Pj Bupati yang baru Valentimus Sudarjanto yang dilantik oleh Penjabat Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk, karena Plt Johannes Rettob masih sah sebagai Pemimpin kabupaten Mimika.
“Atas nama masyarakat Amungme dan Kamoro hari ini menolak dengan tegas kehadiran Pj Bupati Valentinus Sudarjanto untuk bertugas di Mimika karena Plt Jhon Rettob belum ada keputusan hukum yang menyatakan bahwa beliau benar-benar telah bersalah, sehingga masih sah sebagai pemimpin di kabupaten Mimika. Sekali lagi kami menolak kehadiran Pj Bupati Baru Valentinis Sudarjanto, “tegas Karel Kum.
Dirinya meminta kepada Pemerintah Pusat, penjabat Gubernur Papua dan semua pihak untuk membatalkan pelantikan Valentinus Sudarjanto sebagai Plt Bupati Mimika, bila tidak masyarakat akan terus melakulan aksi demo penolakan sampai adanya pembatalan SK pelantikan.
“Hukum adalah panglima besar yang harus kita junjung tinggi, karena bapak Johanis Rettob belum dinyatakan bersalah dan masih menjalankan tugas sebagai Plt Bupati Mimika. Kalau tuntutan masyarakat ini tidak dilaksanakan, maka masyaralat adat Amungme dan Kamoro serta seluruh masyarakat akan terus melakulan aksi demo. Besok, lusa dan satu bulan kedepan kami akan terus demo agar Plt Jhon Rettob kembali menjalankan tugasnya sebagai Bupati Mimika, “pintanya.
Hal yang juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Kamoro Timotius Samin bahwa menolak pelantikan Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto dan bertugas di pemerintahan kabupaten Mimika.
“Saya atas nama tokoh masyarakat Kamoro dengan tegas menolak kehadiran Plt Bupati Valntinus Sudarjanto untuk bertugas di pemerintahan kabupaten Mimika, Menteri Dalam Negeri segera membatalkan SK pelantikan Pj Bupati Valentinus Sudarjanto. Pelantikan Penjabat Bupati Valentinus Sudarjanto menyalahi aturan karena Plt Jhon Rettob masih sah sebagai pemimpin di kabupaten Mimika, jangan tempatkan orang yang bukan orang dari Mimika, “tegasnya.
Orasi dari para pendemo di halaman kantor Sentra Pemerintahan SP 3 hingga pukul 12.43 Wit belum ada satupun pejabat Pemkab Mimika yang menerima massa, sebab diwaktu yang bersamaan Penjabat Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk dan Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto sedang memggelar Rapat Koordinasi dengan Forkopimda dan seluruh pejabat Pemkab Mimika di Swissbelinn Hotel Timika.
Sebelumnya salah satu orator Yosep Temorubun selama lomg march dari Gedung Eme Neme Yauware hingga ke Pusat Pemerintahan SP 3 menegaskan bahwa Plt Jhon Rettob merupakan pemimpin yang sah hasil pilihan rakyat Mimika, jadi menolak bila ada pejabat yang dilantik oleh provinsi Papua Tengah menggantioan Jhon Rettob.
Sejumlah spanduk turut dibentangkan dalam aksi demo di Sentra Pemerintahan Sp 3, diantaranya bertuliskan, Demi APBD Mimika 5 Trilyun Gubernur Papua Tengah dan Sekda Papua Tengah Rela Jadi Boneka dari Oknum Kemendagri”, “Johanes Rettob tetap Plt Bupati Mimika”, “Gubernur Papua Tengah jangan jadi antek kepentingan kelompok di Mimika dan Pusat”, ” Tolak pengangkatan Valentinus Sudarjanto sebagai Penjabat Bupati MimikaMimika”, “Saudara Valentinus Sudarjanto titipan Oknum di Kemendagri”.(Opa)
