MIMIKA,(timikabisnis.com) – Bupati Mimika, Johannes Rettob, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) I Pengurus Daerah Karang Taruna Kabupaten Mimika masa bakti 2025–2030, Selasa (30/12/2025).
Raker perdana ini menjadi langkah awal Karang Taruna Mimika dalam menyusun arah kebijakan dan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan, dengan mengusung semangat penguatan peran generasi muda dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Johannes Rettob menegaskan pentingnya peran generasi muda yang energik, mandiri, dan berintegritas. Menurutnya, Karang Taruna harus hadir sebagai kekuatan sosial yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Ia mengungkapkan bahwa Peraturan Bupati (Perbup) tentang Karang Taruna telah disusun dan akan segera disosialisasikan. Regulasi tersebut diarahkan untuk mendukung kebijakan pembangunan Kabupaten Mimika dalam lima tahun mendatang.
Bupati juga menekankan agar pengurus Karang Taruna memprioritaskan peran sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam pendataan masyarakat secara akurat. Data yang valid dinilai penting sebagai dasar penanganan kemiskinan yang selama ini masih menjadi perhatian.
“Pengurus Karang Taruna harus bekerja sama dengan pemerintah kelurahan, RT, dan pihak terkait lainnya untuk mendata masyarakat Mimika secara akurat. Kolaborasi dengan lembaga keagamaan dan organisasi masyarakat juga harus diperkuat,” tegas Johannes Rettob.
Selain itu, ia meminta agar program kerja yang telah disusun tidak berhenti pada tataran perencanaan. Bupati menargetkan minimal 80 persen program dapat direalisasikan setiap tahun.
“Jangan hanya 30 persen. Minimal 80 persen program harus terlaksana setiap tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Mimika, Vincensius Opoka, menyampaikan bahwa persoalan sosial di Kabupaten Mimika masih cukup kompleks, terutama dampak penggunaan media daring di kalangan generasi muda.
Ia menilai Karang Taruna memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan tersebut serta memperkuat posisi organisasi sebagai mitra aktif pemerintah daerah.
“Pengaruh media online terhadap anak muda di Mimika masih sangat nyata. Karena itu, Karang Taruna harus mampu mengambil peran strategis dalam pembinaan generasi muda dan penanganan persoalan sosial,” ujarnya.
Vincensius menambahkan, pada tahun mendatang Karang Taruna Mimika akan membentuk struktur organisasi hingga ke seluruh wilayah, meliputi 18 distrik, kelurahan, dan 133 kampung.
“Kami akan mengeluarkan surat resmi yang mengatur tugas, tanggung jawab, serta tantangan yang harus dijalankan pengurus Karang Taruna di setiap tingkatan,” pungkasnya. (Lyddia Bahy)

