Kapolda Papua : Situasi di Wamena Berangsur Pulih dan Terkendali

Timika (Timikabisnis) – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, mengatakan situasi terakhir di Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya pasca terjadinya kerusuhan Kamis (23/2/2023) mulai berangsur pulih dan kondusif.

“Sudah bisa terkendali dan berangsur kondusif,”kata Kapolda Papua saat ditemui di Resto Cendrawasih 66, Jumat (24/2/2023).

Kapolda mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya telah mengambil langkah dengan mengumpulkan semua unsur Forkompinda dan berlanjut ke semua tokoh masyarakat dan tokoh gereja untuk bagaimana bisa mengendalikan situasi di Wamena.

Kapolda menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal dari informasi hoax tentang penculikan anak. Mendapatkan informasi tersebut pihak kepolisian Polres Jayawijaya bergerak merespon informasi tersebut.Oleh kepolisian diarahkan untuk diselesaikan di Kantor Polres.

“Upaya yang dilakukan oleh Kapolres itu mau diikuti oleh masyarakat untuk menyelesaikan di Kantor Polres tetapi masyarakat tetap berisi keras untuk melakukan disitu sehingga ada yang memprovokasi maka terjadilah kejadian seperti kemarin”kata Kapolda.

Kapolda mengatakan dalam peristiwa tersebut 10 warga dilaporkan meninggal dunia.
Sementara itu 18 orang lainnya mengalami luka luka.

“Korban itu ada 10 orang dan juga ada korban luka luka, korban luka luka itu untuk aparat itu ada 18 orang, 16 orang itu kena lemparan batu dan 2 orang kena panah, satu perwira Polisi dan satu dari anggota TNI dan ini kita minta segera untuk tangani”kata Kapolda.

Sementara itu kerugian material meliputi, dua ruko dan 13 unit rumah terbakar dalam peristiwa tersebut. Selain itu kendaraan milik TNI-Polri juga dirusak dalam peristiwa ini.

“Satu kompi Brimob sudah saya kiriman ke Wamena untuk backup Polres Jayawijaya agar bersama sama dengan polres setempat menenangkan masyarakat dan meyakinkan bahwa keamanan sudah kita jaga dengan baik.Saya juga sudah berpesan kepada anggota untuk lebih tenang menghadapi masyarakat yang mungkin lagi marah,”kata Kapolda.

Dirinya juga sudah memerintahkan Kabid Propam Polda Papua untuk turun ke Wamena untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh pola penanganan yang dilakukan saat itu dilapangan.

“Supaya ini menjadi bahan yang nanti saya evaluasi,”kata Kapolda.

Selain Kabid Propam,Kapolda juga telah memerintahkan Dirkrimum Polda Papua untuk
segera melakukan langkah langkah penanganan untuk segera melakukan penanganan awal atas jatuhnya korban, baik yang awal kejadian maupun korban kerusuhan.

“Saya minta Direskrimum untuk membantu Polres setempat untuk segera apa yang mereka dapat data di lapangan itu nanti menjadi bahwa penyelidikan dan penyidikan”kata Kapolda. (sel)

Administrator Timika Bisnis