MIMIKA,(timikabisnis.com) – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mimika, Hasan Kemong, berharap pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dapat lebih difokuskan pada program-program yang memberikan manfaat langsung kepada Orang Asli Papua (OAP) dan masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Hasan, semangat utama Otsus adalah mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua melalui berbagai program yang tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.
“Dana Otsus harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya Orang Asli Papua. Program yang dijalankan harus tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hasan.
Ia menjelaskan, Dinas Sosial Mimika saat ini mengelola anggaran sekitar Rp3 miliar yang digunakan untuk berbagai program bantuan sosial, termasuk bantuan bagi warga kurang mampu serta bantuan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Dana yang kami kelola sekitar Rp3 miliar. Anggaran ini digunakan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu, termasuk bantuan beras dan kebutuhan pangan lainnya,” katanya.
Hasan menilai keberhasilan sebuah program tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran yang dialokasikan, tetapi dari sejauh mana manfaat program tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, berbagai program sosial yang telah dijalankan selama ini mendapat respons positif dari masyarakat. Hal itu terlihat dari meningkatnya partisipasi dan antusiasme warga dalam berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan pemerintah.
Karena itu, ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap sektor sosial melalui dukungan anggaran yang memadai sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
“Kalau ada penambahan anggaran tentu akan sangat membantu. Harapan kami, dana yang ada benar-benar dapat menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata,” tandasnya.
Hasan menegaskan, pengelolaan Dana Otsus harus tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat, terutama OAP, agar tujuan utama Otsus dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Papua dapat terwujud secara optimal. (Liddya Bahy)

