Kabupaten Jayapura Raih Poin Tertinggi Lomba Paduan Suara Pria

Kontingen Biak Numfor, salah satu penerima medali emas pada kategori paduan suara pria pada lomba Pesparawi XIII di Graha Eme Neme Yauware, Senin (1/11/2021). Foto: Elia Soenari/ PPD Pesparawi XIII

TIMIKA, (timikabisnis.com) – Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII se Tanah Papua kategori Lomba Paduan Suara Pria (PSP) diikuti 11 peserta dari berbagai Kota dan Kabupaten di Papua, Senin (1/11/2021) di Gedung Eme Neme Yauware.

Peserta Lomba PSP kali ini berusia 25 tahun ke atas dengan membawakan masing-masing 3 lagu, dengan lagu wajib Bagi Dia Yang Berkuasa.

Ada lima juri yang turut menilai dalam perlombaan tersebut yaitu Dr. Henri Susanto Pranoto, Jasahdin Saragih, Branckly Egbert  Picanussa, Pastos Bernard Antonius Rahawarin, dan Vonty Sitrona Nahan, M.sn.

Lomba PSP juga dihadiri oleh Wakil Bupati Mimika yang juga adalah Ketua Pesparawi XIII, selain itu turut hadir juga Bupati Asmat, Elisa Kambu, S.Sos dan Bupati Membramo Tengah, Ricky Ham Pagawak, SH, MSi untuk mendukung peserta lomba yang mewakili daerah mereka.

Untuk Medali Emas di kategori PSP dengan point tertinggi diraih oleh Kabupaten Jayapura dengan Point 84,96.

Dengan membawakan lagu Wajib berjudul Bagi Dia Yang Berkuasa dengan nada dasar DO=Bes, 4 ketuk Ciptaan J.T Silangit, kemudian lagu pilihan berjudul Lagu Pujian Bagi Tuhan dengan nada dasar DO=F, 4 ketuk Ciptaan Andriani Alvin, dan ditutup dengan lagu Pilihan bebas dengan judul Let There Be Light dengan nada dasar DO=D, 4 ketuk Ciptaan Susan Bentall Boersma.

Peserta PSP Kabupaten Jayapura tampil dengan didampingi oleh dirigen Sinthike Meokbun, S.TH dan Pianis Andriano Alvin. Kemudian medali emas lainnya diikuti oleh Kota Jayapura dengan perolehan nilai 84,88, lalu Biak dengan nilai 84,86, disusul Asmat 84,85, dan Mambremo Tengah 84,75.

Dan untuk Medali perak di posisi pertama diraih Kepulauan Yapen dengan total nilai 79,75 disusul Jayawijaya dengan nilai 78,50, kemudian Waropen di nilai 78,45, lalu tuan rumah Timika dengan nilai 77,60, lanjut Supiori 76,03, dan terakhir Keerom 72,13.

Kemenangan Kabupaten Jayapura akan berlanjut mewakili Papua ke ajang Pesparawi Nasional pada Tahun depan di bulan Juni mendatang.

Kemenangan Kabupaten Jayapura dikatakan Budi Susanto Yohanes, selaku Pelatih Kabupaten Jayapura merupakan sesuatu yang sangat apik yang memiliki manajemen dan SDM yang sangat baik.

“Jadi kami memang bermodal karena kami memang memiliki penyanyi yang pilihan” Ucapnya.

Memiliki penyanyi yang bagus merupakan salah satu point tersendiri yang menjadi potensi bagi Kabupaten Jayapura memenangkan perlombaan Pesparawi bagi Papua.

“Dan bahkan bisa di bilang 60 persen menjadi penentu keberhasilan” katanya lagi.

Pelatih juga tidak menyangka dan tidak menargetkan Kabupaten Jayapura untuk meraih kemenangan pertama, tetapi dia hanya memaksimalkan team mereka untuk menang dalam perlombaan Pesparawi kali ini.

“Saya sih tidak menargetkan apapun, karena ada faktor penilain juri dan sebagainya, tetapi saya selalu memberi optimisme kepada mereka bahwa kita adalah team yang terbaik jadi kita harus yakin apapun yang terjadi di atas panggung” tuturnya.

Selain itu proses latihan yang sudah setengah tahun dilakukan secara otodidak oleh peserta kemudian diperkuat dengan latihan ekstra bersama pelatih selama kurang lebih 2 bulan sejak bulan Agustus hingga awal Oktober.

Kendala di masa Pandemi Covid-19 selama masa latihan kadang membuat latihan tersendat-sendat tetapi semangat para peserta tidak pudar hingga bisa mencapai skor tertinggi hari ini. (Yunita)

Administrator Timika Bisnis