Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanis Felix Helyanan,SE (Jhon Thie) saat bertemu dan berbagi kasih dengan siswi Asrama Salus Populi Keuskupan Timika di Jalan Cendrawasih Timika, Rabu (24/11/2021)/Foto : husyen opa
TIMIKA, (timikabisnis.com) – Kalau sebelumnya kegiatan reses yang dilakukan dengan bertemu dan berdialog dengan warga Jemaat GKI Marthen Luther, namun kali ini Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanis Felix Helyanan, SE (Jhon Thie) mengemas kegiatan reses dengan berbagi kasih dengan 60 siswi dari Suku Amungme dan tujuh suku kekerabatan lainnya di Asrama Putri Salus Populi Keuskupan Timika, di Jalan Cendrawasih, Timika, Papua Rabu (24/11/2021)
Dalam kunjunganya kali ini, politisi senior PDI Perjuangan yang akrab disapa Jhon Thie ini , bertatap muka dengan anak-anak Putri ini di asrama yang terletak di Jalan Cenderawasih Timika, Rabu (24/11).
Pada kesempatan tersebut Jhon Thie menyampaikan nasehat dan motivasi serta berbagi pengalaman bagaimana hidup dilingkungan asrama yang pernah dialami sewaktu masih sekolah di Asrama Taruna Bhakti di Jayapura.
Kepala asrama Putri Salus Populi, Sr Edikta, OSU menjelaskan jika di asrama ini mereka membina sekitar 60 anak-anak Putri Papua mulai dari suku Kamoro, Amungme, Dani, Nduga, Mee, Damal, Migami (Moni), yang sebelumnya mencapai 115 sisswi. Namun karena adanya Pandemi Covid-19 sehingga banyak siswi yang kembali ke orang tuanya.
Sr Edikta mengaku asrama yang dikelolanya memang mendapatkan bantuan dan dukungan melalui YPMAK karena adanya kerjasama dengan Keuskupan Timika.
“Kami berusaha semaksimal mungkin dengan dukungan dari berbagai pihak , seperti YPMAK dan Keuskupan untuk memndidik putri putri Papua untuk kedepan bisa menjadi penerus pembangunan di kabupaten Mimika dan Papua. Mereka yang dibina di asrama ini dari berbagai sekolah jenjang SMP SMA dan SMK yang ada di kota Timika,”katanya.
Dihadapan Jhon Thie, Sr Edikta terharu sebab ia mengatakan jika mereka sangat merindukan kehadiran pihak lain untuk melihat anak-anak di asrama.
“Kehadiran dan kedatangan Bapak Jhon Thie untuk berkunjung ke asrama dan menemui kami dan siswi adalah sesuatu yang dirindukan dan kami bangga hari ini bisa dikunjungi oleh Wakil Rakyat, saya kira ini adalah anggota DPRD satu satunya yang pernah berkunjung dan bisa berbagi kasih dengan kami. Semoga Tuhan selalu memberikan kesehatan dan selalu diberi kesuskesan kepada bapa Jhon Thie,”ucapnya.
Untuk menunjang pembelajaran dari rumah, kata Sr Edikta, pihak asrama mengusahakan untuk pengadaan fasilitas laptop yang dibantu dari donator sebanyak 5 laptop.
“Asrama ini juga tidak difasilitasi dengan gedung pertemuan. Ada satu ruangan yang agak besar ini digunakan untuk ruang doa, ruang makan dan ruang kebersamaan,”akunya.
Sementara untuk biaya hidup dan makan mendapatkan dukungan dari Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) yang dikelola oleh Keuskupan Timika. Untuk biaya sekolah, dari orang tua masing masin. Anak-anak sebutnya, bersekolah di SMP St Bernadus, SMAK St Ignatius, SMK N 3, SMA Tiga Raja, SMK Don Bosco dan SMK Tunas Bangsa.
“Anak-anak semua ini ungkapnya datang dari dari pedalaman, Amar, Timika Pantai, Pronggo, Aikawapuka, Migani (Moni) dan bahkan dari Paniai.Di asrama ini pihaknya melatih anak-anak yang pertama adalah untuk hidup bersih, sehat, disiplin,”ucapnya.
Menanggapi hal itu, Jhon Thie mengatakan ia hadir untuk melihat dan memperhatikan bagaimana para generasi penerus bangsa yang dibina di Asrama Putri Salus Populi ini.
Jhon Thie mengatakan, dalam agenda Reses Tahap II ini, selain berkunjung ke tengah masyarakat, ia juga menyempatkan berkunjung melihat anak-anak di Asrama Putri Salus Populi Keuskupan Timika ini.
“Karena merasa terpanggilg dan bertanggungjawab terhadap kemajuan anak anak Amungme dan Kamoro serta suku kekerabatan lainnya sebab mereka adalah para generasi penerus bangsa. Kunjungan ini diharapkan juga bukan yang pertama dan terakhir saja, tapi nanti berikutnya lagi. Untuk usulan dari anak-anak dan pengelola asrama ini akan jadi perhatian dan masuk menjadi catatan kami,”kata Jhon.
“Kami sudah datang berikan bantuan yang bisa diatur oleh suster, seperti beli dua laptop, dan ke depan mungkin kami akan berusaha lagi untuk pengadaan laptop,” jelasnya.
Salah satu anak asrama yang didaulat menyampaikan uuslan, Eklesia Sondegau sangat mengapresiasi kunjungan dari Jhon Thie. Menurutnya ini kali pertama seorang pejabat pimpinan DPRD dating menemui kami dan berbagi kasih serta memberikan bantuan.
“Karena selama ini dari pemerintah maupun anggota dewan lainya tidak ada yang pernah berkunjung ke sini. Terima kasih bapak sudah datang lihat kami, ini untuk pertama kali pejabat datang ke sini, padahal banyak pejabat Papua namun belum ada yang ke sini, terima kasih semoga Tuhan selalu berkati bapak,”ungkapnya haru.
Usai menemui siswi putri asrama Salus Populi dengan dengan penuh kegembiraan bercampur haru dan telah berbagi kasih sambil bercerita lucu (mop), Jhon Thie menyempatkan untuk menyerahkan bantuan berupa bahan sembako untuk kebutuhan asrama dan bantuan dana tunai untuk dipergunakan membeli kebutuhan penunjang proses belajar di asrama. (opa)
