Jarak Pandang Terbatas, Penerbangan di Bandara Mozes Kilangin Terganggu

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Asap tebal yang menyebabkan jarak pandang terbatas mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua Tengah. Sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan, bahkan dialihkan ke bandara lain demi menjaga keselamatan penerbangan.

Perwakilan maskapai Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan Lion Air menyebutkan bahwa gangguan penerbangan dalam sepekan terakhir semakin meningkat. Dampak paling parah terjadi dalam dua hari terakhir, ketika sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan hingga malam hari, bahkan melewati pukul 23.00 WIT.

Station Manager Lion Air Group Timika, Samahudin, mengatakan bahwa kondisi cuaca masih menjadi kendala utama dalam operasional penerbangan. Meski demikian, ia mengapresiasi dukungan pihak bandara, khususnya dalam penyesuaian jam operasional untuk mengakomodasi kondisi tersebut.

“Memang betul, kendala utama kami saat ini adalah cuaca. Namun, untuk dukungan penambahan jam operasional dan hal-hal lainnya, pihak bandara sangat mendukung. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan,” ujar Samahudin saat ditemui di Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mozes Kilangin, Selasa (13/10/2026).

Sementara itu, Brand Manager Garuda Indonesia, Moh Kharisma Pujangga Putra, menjelaskan bahwa jarak pandang yang sangat terbatas akibat asap tebal membuat sejumlah pesawat tidak dapat mendarat sesuai jadwal. Pengalihan penerbangan (divert) dilakukan berdasarkan pertimbangan keselamatan penerbangan, bukan atas keputusan sepihak maskapai.

“Hal ini berkaitan langsung dengan keselamatan penerbangan. Dengan jarak pandang yang sangat minim, sejumlah pesawat, bukan hanya Garuda Indonesia, tetapi juga Sriwijaya Air dan maskapai lainnya, harus melakukan divert demi keselamatan,” jelasnya.

Menurut Kharisma, dampak keterlambatan tidak hanya dirasakan di Timika, tetapi juga merembet ke rute penerbangan lain. Hal ini disebabkan sebagian besar penerbangan dari dan menuju Timika terhubung dengan sejumlah kota, seperti Makassar, Denpasar, dan Jayapura. Akibatnya, jadwal penerbangan di sejumlah rute turut terganggu.

Terkait penanganan penumpang, pihak maskapai menyatakan bahwa informasi mengenai kondisi cuaca dan keselamatan penerbangan terus disampaikan kepada pelanggan.

Sementara itu, pemberian kompensasi mengacu pada ketentuan yang berlaku, dengan mempertimbangkan penyebab gangguan yang dipengaruhi faktor cuaca di luar kendali operator.

“Kami menginformasikan kepada penumpang bahwa kondisi saat ini tidak memungkinkan pesawat untuk diterbangkan atau didaratkan. Keselamatan tetap menjadi prioritas, sehingga penumpang harus menunggu hingga kondisi memungkinkan,” ungkapnya.

Pihak maskapai berharap kondisi cuaca di Timika segera membaik agar operasional penerbangan kembali normal dan keterlambatan tidak terus berlanjut.

Masyarakat yang hendak bepergian melalui Bandara Mozes Kilangin diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari maskapai terkait jadwal keberangkatan dan kedatangan.(Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *