Jalan Masuk Balai Kampung Mawokau Jaya Proyek Yang tidak Masuk Dalam Perencanaan

Timika (timikabisnis) – Pekerjaan saluran drainase ke Balai Kampung Mawokau Jaya, Distrik Wania sebetulnya tidak masuk dalam perencanaan pemkab Mimika pada tahun 2020. Sebetulnya pekerjaan ini adalah pindahan dari Kampung Nawaripi, dimana ada tarik ulur antara kontraktor dengan aparat kampungnya soal pekerjaan ini.

Kepala Kampung Mawokau Jaya, Edison Rafra yang ditemui di kantornya, Senin (30/11) membenarkan bahwa dalam APBD Mimika tahun 2020 tidak ada pekerjaan drainase di wilayahnya. Proyek ini sebenarnya pindahan dari kampung tetangga sebelah. Karena ada salah paham dengan Nawaripi maka, mereka pindahkan ke sini.Pembuatan saluran drainase sepanjang 326 meter. Pekerjaan ini sebrtulnya masuk di kampung lain, tapi karena ada salah paham maka mereka pindahkan ke Mawokau Jaya.

Edison sendiri mengatakan tidak mengetahui siapa kontraktor pemenang tender proyek ini. Sebab, kontraktor pemenang tender, sub-subkan pekerjaan kepada 36 kontraktor lokal, dimana satu kontraktor lokal dapatnya 12 meter persegi dengan nilai yang mereka dapat Rp12 juta lebih. “ Jadi kalau mau lihat dan hitung, saluran sedalam 1 meter dan butuh material cukup banyak, saya tidak tahu mereka untung atau tidak. Jika pemerintah inginkan pemberdayaan kepada kontraktor lokal (putra daerah) kasih nilai yang lebih besar sedikit. Kalau 12 meter bukan pemberdayaan,” kata Edison.

Saya sudah tanya kontraktor lokal, mereka terima pekerjaan satu orang sepanjang 12 meter dengan dana sebesar Rp12 juta lebih. Nilai kontrak Rp 12 juta lebih termasuk material batu, pasir, semen. Skop, besi gali, ongkos kerja, ember campur, makan minum dan lain-lain. Jika mau dihitung untungnya tipis sekali. Jika seperti ini bukan pemberdayaan sebetulnya. Kalau modelnya pemberdayaan dikasih 25-50 meter dengan nilai rupiah yang sedikit lebih besar. Kontraktor pemenang tender pekerjaan ini harus mengerti dan paham apakah kontraktor lokal ini untung atau tidak,” jelas Edison.

Edison menjelaskan dalam perencanaan 2020 Pemkab, untuk Kampung Mawokaujaya tidak ada pekerjaan talut dan tidak ada pekerjaan fisik lainya, dan karena ini proyek pindahan maka Mawokau Jaya terima saja. Jika dihitung dari depan Masjid sampai lewat Balai Kampung diperkirakan panjangnya 300 lebih meter, dengan puluhan kontraktor lokal. Edison sendiri tidak tahu kontrakotor pemenang tendernya yang mana, karena sama sekali belum bertemu. “ Saya harapkan kontraktor lokal dapat untung sedikit dan tidak muncul masalah hingga akhir pekerjaan,” terang Edison.
Edison berharap tahun 2021 jalan ini dan jalan-jalan lain di Kampung Mawokau Jaya bisa diaspaal atau ditailing. Program ke kampung jangan bangun gedung tapi lebih pada jalan masuk dan jalan antar RT. (don)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *