Timika – DPRD Kabupaten Puncak melaksanakan rapat paripurna pembukaan sidang rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja Daerah (RAPBD-P) kabupaten Puncak tahun anggaran 2023 masa sidang kedua tahun 2023 bertempat di hotel Swissbell Timika, Selasa 5/9/2023.
Sidang dihadiri Bupati kabupaten Puncak Wilem Wandik, SE.MSi, Anggota DPRD, pimpinan OPD beserta forkopimda Kabupaten Puncak.
Dalam pengancar nota keuangan Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Puncak 2023, yang dibacakan oleh Bupati Puncak, sebagai berikut : Pendapatan secara akumuasi mengalami kenaikan dari asumsi awal 1 Triliun 578 miliar menjadi sebesar 1 Triliun 664 miliyar rupiah atau kenaikan sebesar 5 persen, terbagi atas perubahan APBD tahun angggaran 2023 sebesar 1 Trilyun, 947 miliar, atau bertambah jika dibandingkan anggaran belanja APBD induk 2023 sebesar 1 trilyun 613 miliar rupiah.
Adapun rincian sebagai berikut, belanja Operasi sebesar 1 trilyun 218 miliar atau kenaikan sebesar 20 persen dari belanja operasi pada APBD Induk sebesar 1 Trilyun 15 miliyar, sementara Belanja modal diproyeksikan sebesar 394 miliyar rupiah atau bertambah 34 persen dari proyeksi belanja modal APBD Induk 295 milyar rupiah.
Sementara itu, ketua DPRD Puncak Lukius Newegalen,S.IP, lebih menyoroti soal ketidak hadiran para pimpinan OPD di Tempat Tugas, dan yang lebih banyak diluar daerah, serta para kepala Distrik yang sering berada di luar tempat tugas.
Pada Oktober mendatang, DPRD akan melakukan monitoring ke 25 Distrik,untuk mengecek keberadaan kepala Distrik, termasuk dirinya mendorong agar Dinas Pendidikan Kabupaten Puncak, bisa bekerja sama dengan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan komoro (YPMAK) Timika, untuk menempatkan beberapa murid biar didik di sekolah pola asrama di Timika.
“Sementara soal keamanan, itu merupakan tanggung jawab kita semua,sehingga kita perlu sama-sama menjaga keamanan di Kabupaten Puncak agar tetap aman dan damai, apalagi tahun depan,tahun politik eskalasi politik akan tinggi,”
tuturnya.

Bupati Puncak Pamit
Bupati Willem Wandik saat diwawancara wartawan usai paripurna mengajak semua stake holder untuk bersinergi, bekerjasama dalam membangun Kabupaten Puncak, walaupun ditengah gangguan keamanan, OPD diharapkan dapat bekerja maksimal untuk kepentingan masyarakat.
Dirinya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan DPRD, anggota DPRD, yang sudah sebagai mitra, mampu bergandengan tangan dengan pemerintah dalam menjalankan pemerintahan di Kabupaten Puncak, sampai di masa akhir jabatannya, termasuk ucapan terima kasih juga buat pimpinan OPD, TNI-Polri, yang sudah bekerja sama membangun di Kabupaten Puncak.
Dirinya juga memanjatkan syukur pada Tuhan karena dipercayakan selama 10 tahun bisa memimpin di daerah yang baru dimekarkan, dengan penuh tantangan dan kondisi sosial budaya yang cukup kompleks.
Bupati Wandik juga menjelaskan sejumlah terobosan telah dibuat sejak kepemimpinannya salah satu yang menarik, adalah terobosannya membuahkan hasil bisa mendapatkan dana royalti dari PT.Freeport Indonesia, dimana Kabupaten Puncak juga akan ditetapkan sebagai daerah penghasil bersama dengan Intan Jaya, dan Paniai, artinya Kabupaten Puncak, akan mendapatkan dana royalti sebesar 89 Miliar sekian, akan masuk menjadi pendapatan asli daerah (PAD). (don)

