MIMIKA,(timikabisnis.com) — Antrean panjang terjadi di salah satu distributor Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan rumah tangga.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Sabelina Fitriani, memastikan pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap distribusi dan penjualan LPG guna menjaga ketersediaan serta stabilitas harga.
Sabelina menjelaskan, berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di tiga agen penyalur, hanya satu agen yang masih aktif beroperasi, yakni PT Mitra Indimatan yang berlokasi di Nawaripi.
“Dua agen lainnya saat ini kehabisan stok, sementara satu agen yang masih beroperasi kondisinya sudah menipis,” ujarnya saat dihubungi melalui WhatsApp, Senin (6/4/2026).
Ia menambahkan, pasokan LPG akan segera kembali masuk dalam waktu dekat. Distribusi dijadwalkan tiba pada 8 dan 13 April 2026 dengan total sebanyak 3.000 tabung.
Menurutnya, keterlambatan pasokan disebabkan oleh keterbatasan kontainer pengangkut, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri yang menyebabkan peningkatan aktivitas distribusi barang secara umum.
Meski demikian, Sabelina memastikan harga LPG untuk seluruh ukuran masih stabil dan belum mengalami kenaikan.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Masyarakat kami minta untuk tidak panik, tetapi bijak dan hemat dalam penggunaan elpiji, agar kebutuhan tetap terpenuhi sambil menunggu distribusi kembali normal,” katanya.(Liddya Bahy)

