Anggota Komisi C DPRD Mimika, Anthony Bukaleng /Foto : husyen opa
TIMIKA, (Timikabisnis.com) – Pemerintah kabupaten Mimika melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mimika diminta untuk mengaktifkan Balai Latihan Kerja (BLK) guna melahirkan tenaga tenaga skill khususnya bagi pemuda dan pemudi Orang Asli Papua (OAP) untuk dipersiapkan memasuki dunia kerja
Hal tersebut dikatakan Legislator Komisi C DPRD Mimika, Anthon Bukaleng kepada wartawan di kantor DPRD Mimika, Selasa (23/3).
“Dinas Tenaga Kerja di iminta untuk mengaktifkan Balai Latihan Kerja dalam rangka melatih dan mengasah kemampuan dan potensi anak-anak Mimika agar terampil sehingga bisa memasuki dunia kerja, “tegasnya.
Ia mengungkapkan, BLK ini dapat menjawab kebutuhan para pencari kerja atau pengangguran yang angkanya cukup tinggi di Kabupaten Mimika.
“Dengan mendapat pelatihan dari BLK diharapkan anak-anak Mimika khususnya Orang Asli Papua dan mereka yang lahir dan besar di Timika bisa mendapat pekerjaan yang layak, sehingga terarah dan tidak terpengaruh arus pergaulan buruk seperti terjerumus minuman keras beralkohol dan juga zat adiktif lainnya, yang selanjutnya sangat berpotensi menyebabkan tindak kriminalitas di masyarakat Mimika, “cetusnya.
Legislator asal Partai Golkar itu juga meminta para pelaku usaha tidak diskriminatif dan mau memberikan kesempatan agar anak-anak asli Papua bisa bekerja di segala bidang usaha. Sehingga dengan demikian bisa mereka bisa mendapat penghasilan yang baik dan terhindar dari pergaulan buruk yang membuat masa depan mereka suram.
“Banyak generasi muda Papua yang pintar tapi karena tidak terakomodir, sehingga memilih jalan yang salah arah,”katanya.
Anthon menambahkan, pemerintah diminta untuk menyediakan lapangan kerja bagi anak-anak Papua. Menurutnya banyak generasi muda Mimika yang telah menyelesaikan pendidikan tapi tidak diakomodir dalam dunia kerja, baik di bidang pemerintahan maupun sektor swasta.
“Harus menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika agar SDM Orang Asli Papua menjadi prioritas dalam rekrutmen baru, sehingga benar bisa menjadi tuan dan sekaligus melayani tanah kelahirannya sendiri.
Dirinya juga mengimbau generasi muda Mimika untuk jangan malas-malasan, tapi mau menggunakan kesempatan yang diberikan pemerintah seperti mengikuti program Balai Latihan Kerja BLK yang dijalankan pemerintah. Sehingga dengan demikian bisa diperlengkapi dengan skil kemampuan kerja dan juga rasa tanggung jawab yang tinggi, sehingga bisa berdaya saing di dunia kerja nyata. (Opa)
