Dari Mimika, Pesparani II Papua Tengah Mengalun dalam Harmoni

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II Provinsi Papua Tengah resmi dimulai di Mimika, ditandai dengan Perayaan Ekaristi di GOR Futsal Jalan Poros SP2–SP5, Selasa (2/12/2025) malam. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan iman yang menyatukan keberagaman umat dalam harmoni pujian bagi Tuhan.

Perayaan Ekaristi pembukaan dipimpin Sekretaris Jenderal Keuskupan Timika, Pastor Andreas Madya, SCJ, dan diikuti ratusan umat serta peserta dari berbagai kabupaten di Papua Tengah. Suasana syukur dan sukacita tampak mewarnai pembukaan ajang rohani tersebut.

Usai Perayaan Ekaristi, acara dilanjutkan dengan seremoni pembukaan, perkenalan kontingen dari masing-masing kabupaten, serta sambutan dari unsur gereja dan pemerintah daerah.

Mewakili Uskup Keuskupan Timika, Pastor Andreas Madya, SCJ menyampaikan permohonan maaf karena Uskup berhalangan hadir pada pembukaan Pesparani II. Namun demikian, ia memastikan bahwa Uskup Keuskupan Timika akan hadir dan memimpin Perayaan Ekaristi pada acara penutupan nanti.

Dalam sambutannya, Pastor Andreas menegaskan bahwa Keuskupan Timika menyambut baik pelaksanaan Pesparani II sebagai wujud nyata kerja sama yang harmonis antara Gereja Katolik dan pemerintah daerah di Papua Tengah.

Menurutnya, kolaborasi tersebut telah menjadi kekuatan penting dalam pelayanan dan pembangunan masyarakat. Ia juga menyinggung hasil Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI) ke-V yang menyoroti berbagai keprihatinan sosial di sejumlah daerah, termasuk Papua Tengah.

“Sebagai umat Katolik, kita diajak untuk merefleksikan peran kita dalam menghadapi situasi tersebut. Kerja sama dan kolaborasi antara gereja dan pemerintah sangat diperlukan,” ujarnya.

Keuskupan Timika berharap Pesparani II Papua Tengah dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga penutupan, karena harmoni dan kebersamaan menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Bupati Mimika yang juga Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD), Johannes Rettob, menyampaikan selamat datang dan apresiasi kepada seluruh peserta Pesparani.

“Pesparani bukan soal juara, tetapi bagaimana kita memuji dan memuliakan Tuhan melalui lagu dan pujian,” kata Johannes Rettob.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh sukacita dan merasa nyaman selama berada di Mimika.

“Semoga dari Mimika kita membawa pulang damai dan harapan baru ke daerah masing-masing, serta Pesparani ini berjalan aman, lancar, dan damai,” tambahnya.

Pesparani II Papua Tengah secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Herman Kayame, mewakili Gubernur Papua Tengah. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan tifa sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan Pesparani II.

Melalui lantunan paduan suara gerejani, Pesparani II Papua Tengah diharapkan menjadi sarana pemersatu umat, memperkuat iman, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam bingkai keberagaman di Papua Tengah.(Lyddia Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *