BRIDA Mimika Gelar Seminar Kajian Komoditas Unggulan, Dorong Pertanian Berkelanjutan di Tiga Distrik

MIMIKA, (timikabisnis.com)- Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika menggelar seminar akhir kajian potensi pengembangan komoditas unggulan sumber daya pertanian di Distrik Mimika Timur, Mimika Barat, dan Agimuga.

Seminar yang berlangsung di Aula Bapenda, Kamis (15/10/2026), menjadi ruang pembahasan hasil penelitian sekaligus menghimpun masukan dari perangkat daerah, peneliti, dan pemangku kepentingan guna memastikan rekomendasi kajian dapat diterapkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kepala BRIDA Mimika, Darius Sabon Rain, mengatakan pihaknya berkomitmen agar hasil penelitian tidak hanya menjadi dokumen, tetapi dapat ditindaklanjuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

” Kami tidak mau hasil kajian ini hanya berhenti sebagai dokumen, tetapi harus bisa dieksekusi oleh OPD terkait. Salah satu tugas kami di BRIDA adalah memastikan semua hasil kajian dapat diimplementasikan,” ujarnya.

Darius menjelaskan, BRIDA berperan sebagai fasilitator yang menjalin kemitraan dengan lembaga riset dan perguruan tinggi untuk menghasilkan kajian yang bermanfaat bagi pembangunan daerah. Dalam kajian ini, BRIDA bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Menurutnya, hasil pengumpulan data di lapangan menunjukkan bahwa potensi pertanian masyarakat di tiga distrik tersebut cukup besar. Namun, persoalan transportasi dan pemasaran masih menjadi kendala utama yang menghambat penjualan hasil pertanian.

Karena itu, hasil kajian diharapkan mampu memberikan rekomendasi konkret terkait komoditas yang layak dikembangkan, kebutuhan sarana produksi, akses pasar, serta langkah mengatasi hambatan distribusi hasil pertanian.

Sementara itu, Asisten III Setda Mimika, Herry Onawame, yang menyampaikan sambutan mewakili Bupati Mimika, menegaskan bahwa pengembangan pertanian harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani dan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah.

” Keberhasilan pembangunan pertanian terasa ketika petani memperoleh bibit yang sesuai, pendampingan yang memadai, akses angkutan yang mendukung, serta harga jual yang memberikan keuntungan,” ungkap Herry.

Ia juga meminta perangkat daerah terkait menyusun rencana tindak lanjut yang terukur berdasarkan rekomendasi penelitian, mencakup lokasi prioritas, kelompok sasaran, kebutuhan pembiayaan, penanggung jawab, dan indikator keberhasilan.

Menurut Herry, pengembangan pertanian perlu didukung penguatan kapasitas petani, penerapan teknologi tepat guna, penanganan pascapanen, serta kemitraan pemasaran yang adil. Pemerintah distrik dan kampung juga diharapkan terlibat aktif dalam pelaksanaan dan pemantauan program.

Melalui seminar ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap hasil kajian dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat dan realistis, sehingga potensi pertanian di Mimika Timur, Mimika Barat, dan Agimuga dapat dikembangkan secara produktif dan berkelanjutan demi meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat kampung. (Lyddia Bahy).

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *