MIMIKA,(timikabisnis.com) – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Mimika terus berupaya mempercepat proses sertifikasi tanah di Kabupaten Mimika melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Kepala BPN Mimika, Yosep Simon Done mengatakan,Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh sertifikat tanah secara lebih mudah, cepat, dan tertata, sehingga status kepemilikan tanah menjadi jelas serta memiliki kepastian hukum.
“Tidak hanya menyasar bidang tanah yang belum bersertifikat, program PTSL juga mencakup validasi terhadap sertifikat lama agar seluruh bidang tanah dapat terintegrasi dalam satu peta lengkap,”ungkap Yosep kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa konsep terbaru PTSL lebih menitikberatkan pada penataan seluruh bidang tanah agar terdaftar secara menyeluruh.
“Lewat program PTSL ini, tidak hanya tanah-tanah yang belum bersertifikat, tetapi tanah yang sudah bersertifikat juga kami validasi dan dimasukkan ke dalam satu peta lengkap,” ujar Yosep.
Menurutnya, masih banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki titik koordinat yang jelas karena proses pendataan sebelumnya dilakukan secara manual. Melalui PTSL, seluruh bidang tanah akan dipetakan ulang sesuai kondisi riil di lapangan.
Pada tahun 2026, kata dia, BPN Mimika menargetkan penerbitan sekitar 495 sertifikat tanah. Namun, pelaksanaannya masih menunggu petunjuk teknis terbaru dari kementerian terkait penetapan lokasi (penlok) program.
“Masih ada aturan baru dari pusat mengenai penetapan lokasi, sehingga kami perlu berkoordinasi lebih lanjut. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah selesai,” katanya.
Yosep menegaskan bahwa program PTSL tidak dipungut biaya alias gratis. Saat ini, penentuan lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pembahasan menyusul perubahan regulasi dari pemerintah pusat.
Selain aspek teknis, partisipasi masyarakat juga menjadi tantangan dalam pelaksanaan sertifikasi tanah di Papua. Menurut Yosep, tingkat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sertifikat tanah masih beragam.
Karena itu, petugas BPN kerap turun langsung ke lapangan untuk membantu warga melengkapi dokumen administrasi yang dibutuhkan.
“Di sini kami yang datang ke masyarakat. Kami bantu urus surat-suratnya karena masih banyak yang belum memahami manfaat sertifikat tanah. Dengan adanya program ini, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sertifikat tanah dapat meningkat,” tandasnya. (Lidya Bahy)

