Bimbel Sekolah Kedinasan, Terobosan Pemerintah Dorong Anak AMOR Semakin Banyak Diterima di Sekolah Kedinasan

Timika (timikabisnis) – Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika, terus berupaya mendorong putra-putri Amungme dan Kamoro agar semakin banyak diterima di sekolah sekolah kedinasan yang ada di Indonesia.

Salah satu terobosan yang dilakukan adalah dengan melakukan Bimbingan Belajar (Bimbel) Sekolah Kedinasan bagi anak Amungme dan Kamoro yang dicanangkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PKPSDM) Kabupaten Mimika.

Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob, ditemui disela-sela kegiatannya di Pasar Sentral,Selasa (22/12/2022) mengatakan bahwa selama ini banyak anak-anak Amungme dan Kamoro yang mengikuti tes masuk sekolah kedinasan namun tidak lolos.

Sehingga sebut, John Rettob, Pemerintah Kabupaten Mimika membuat sebuah terobosan baru dengan melaksanakan Bimbingan Belajar (Bimbel) Sekolah Kedinasan khusus untuk anak anak Amungme-Kamoro agar melalui Bimbel tersebut pemerintah bisa menyiapkan anak-anak AMOR untuk siap mengikuti seleksi masuk sekolah kedinasan.

“Karena kegagalan mereka dalam mengikuti tes selama ini, mungkin ada pemikiran bahwa kita tidak berpihak kepada mereka khususnya anak anak Amungme dan Kamoro.Maka kami mencoba membuat satu program startegis, untuk bagaimana kita membuat pembinaan dan pembekalan di saat mereka masih SMA,”kata Plt Bupati.

Plt Bupati menegaskan dalam proses Bimbel yang nantinya akan melibatkan lembaga Bimbel Sekolah Kedinasan, anak anak Amungme dan Kamoro akan dibimbing dan dipersiapkan untuk mengikuti tes masuk sekolah kedinasan.

“Kita sudah tahu mereka ini mau kemana dulu ini, setalah kita tahu mereka kemana sehingga kita arahkan Bimbel sesuai dengan apa yang mereka inginkan sehingga begitu tes mereka jangan gagal lagi,”kata Plt Bupati.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mimika, Ananias Faot, saat ditemui usia malaksanakan sosialisasi startegi pemberdayaan anak Amungme dan Kamoro dalam rangka mengikuti seleksi di perguruan tinggi kedinasan di Hotel Cenderawasih 66-Timika,Rabu (16/11/2022) lalu , mengatakan bahwa bimbingan belajar sekolah kedinasan untuk anak Amungme dan Kamoro adalah salah satu inovasi yang dibuat oleh dirinya untuk mendorong anak anak Amor agar lebih banyak masuk di sekolah sekolah kedinasan yang ada di Indonesia.

“Ini merupakan inovasi dari saya, setelah saya melihat, khususnya anak-anak Amungme dan Kamoro ini selalu kurang dalam hal pelaksanaan tes,”kata Ananias.

Untuk mewujudkan hal tersebut dirinya mengandeng lembaga bimbingan belajar Patriot Muda, salah satu Lembaga Bimbel Sekolah Kedinasan yang sengat berpengalaman dalam melakukan bimbingan belajar.

Lembaga tersebut yang nantinya akan membimbing anak anak Amungme-Kamoro sebelum mengikuti tes di Sekolah Kedinasan seperti STAN, IPDN, AKMIL, AKPOL, dan beberapa sekolah kedinasan lainnya.

Selama ini, sebut Ananias, pemerintah belum serius memperhatikan hal ini, padahal ini sangat mendasar untuk bagaimana mengangkat putri putri Amungme dan Kamoro untuk bisa bersaing dan berkompetisi dengan anak anak Indonesia lainnya.

” Ini yang melatarbelakangi, saya mencoba menggandeng lembaga bimbel yang berkompeten dalam bidangnya untuk mengarahkan dan membimbing mereka ini sampai dengan melaksanakan pelaksanaan tes”kata Ananias.

Saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap anak anak Amungme dan Kamoro yang duduk di bangku SMU-SMK di Kabupaten Mimika, dan lebih diprioritaskan adalah mereka yang sudah duduk di bangku kelas XII SMA-SMK.

Setelah dilakukan sosialisasi, maka pihaknya akan melakukan seleksi terhadap anak Amungme dan Kamoro untuk masuk dalam bimbingan belajar.Proses seleksi tersebut nantinya dilakukan oleh Lembaga Bimbel.

“Hasil seleksi itulah nanti secara psikologis mereka akan tahu anak ini nanti arahnya kemana. Misalnya ke IPDN,Akmil,Akpol, atau ke Imigrasi.Kalau sudah tahu bawa anak ini arahnya kemana maka materi yang akan diberikan sesuai dengan sasaran anak itu sendiri,”kata Ananias.

Ananias mengatakan bahwa untuk tahap awal ini pihaknya menargetkan kurang lebih 20 anak yang nantinya berhasil lolos seleksi dan mengikuti proses bimbingan belajar.

“Ketika kita sudah mendapatkan hasil seleksi itu katakanlah 20 orang maka itulah fokus untuk pemerintah daerah membantu proses bimbingan belajar itu.Ketika proses pembimbingan itu berjalan maka kita sebagai pemerintah daerah bekerjasama dengan YPMAK kita bergandengan tangan untuk kita mengawasi dan mengikuti perkembangan itu sampai dengan pelaksanaan tes,”kata Ananias.

Dirinya menargetkan agar di bulan Desember telah mulai dilakukan proses seleksi sehingga yang dinyatakan lolos seleksi sudah mulai mengikuti bimbingan belajar karena tes sekolah kedinasan biasanya sudah mulai dibuka di bulan Maret.

“Target kita karena menyangkut pembiayaan juga kita target 20 orang.Itu akan muda di bimbing dan hasil yang kita peroleh juga besar,” Kata Ananias.(sel)

Administrator Timika Bisnis