MIMIKA, (timikabisnis.com)- Bupati Mimika Johannes Rettob menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 mengalami penurunan yang cukup besar. Penurunan APBD diasumsikan di angka lima triliun.
Hal itu dikatakan Bupati Mimika, Johannes Rettob saat memimpin apel gabungan di halaman kantor Pusat Pemerintahan SP 3 Timika – Mimika – Papua Tengah, Senin (6/10/2025).
Penurunan itu bukan karena pendapatan dari daerah yang kurang, melainkan karena program efisiensi yang berdampak ke daerah-daerah.
Oleh karena itu, Bupati Mimika mengingatkan kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika untuk mulai menyiapkan rencana kerja untuk tahun depan dari sekarang.
” Saya harap program yang dibuat lebih mengutamakan kebutuhan masyarakat. Apalagi selama ini Mimika sudah terbiasa dengan APBD di angka di atas 6 triliun bahkan pernah di angka 7,5 triliun,” ungkapnya.
Dengan demikian, lanjutnya program yang direncanakan harus betul-betul menyentuh kebutuhan masyarakat.
” Kami akan evaluasi benar-benar kegiatan belanja pegawai yang tidak terlalu penting. Karena salah satu kegiatan yang dikurangi adalah menurunkan belanja pegawai,” terangnya.
Dikatakannya, selama ini OPD sudah terbiasa membuat kegiatan dan di panitiakan, sehingga panitia juga dapat honor.
Sekarang, Kata Bupati, hal itu bisa dipangkas dan pegawai harus siap menyesuaikan belanja dengan APBD tahun depan.
” Kita harus korban untuk kepentingan masyarakat. Yang diturunkan hanya belanja pegawai. Jadi program yang kita buat betul-betul sesuai kebutuhan masyarakat, bukan apa yang kita yang butuhkan,” pungkasnya. (Lyddia Bahy).

