Kapolsek Mimika Timur AKP Mathius T Ate, Kadistrik Mimika Timur, Bakrie Athoriq, dan sejumlah dewan dari Komisi C saat membuka palang/Foto : husyen opa
POUMAKO, (timikabisnis.com) – Warga Kampung Hiripau Distrik Mimika Timur Kabupaten Mimika Papua Tengah melakukan pemalangan Jalan di Jalan Poros Timika Poumako dan sempat terjadi kemacetan, gara gara ada sebagian warga yang belum bantuan langsung tunai atau BLT, Kamis (14/9/2023).
Warga kesal merasa tidak dianggap sebagai warga Hiripau karena tidak mendapatkan jatah BLT tersebut, padahal banyak warga yang sudah menetap di sana bertahun-tahun.
Aksi pemalangan dilakukan sekitar pukul 12.00 wit, di sisi lain di kantor Distrik Mimika Timur sedang ada pembagian BLT.
Sejumlah aparat dari Polsek Mimika Timur dan Koramil serta anggota DPRD Komisi C yang kebetulan melintas pun turun dan meminta warga segera membuka palang tersebut.
“Ini warga yang belum terima BLT 38 orang, bukan tidak terima, tapi belum,” kata Kapolsek Mimika Timur AKP Matheus T Ate.
Sementara, Kepala Distrik Mimika Timur Bakrie Athoriq mengatakan bahwa bantuan yang ada merupakan bantuan dari pusat atau Kementerian Sosial.
“Warga yang sudah dapat bantuan dana desa mereka otomatis namanya akan di coret dan tidak terima dari pusat,” ujarnya.
Saat peristiwa berlangsung, Anggota DPRD Mimika Komisi C yang lewat pun, tertahan sehingga dari dewan pun ikut menyelesaikan persoalan itu dengan meminta data-data warga yang belum dapat BLT untuk dia bicarakan dengan Dinas Sosial.
“Percayakan pada kami (Dewan) yang sama-sama orang Papua, data ini kami bawa, kami bicarakan dengan Dinas Sosial,” kata Anggota Dewan, Yulian Salossa.
Akibat peristiwa itu, mengakibatkan sepanjang jalan terjadi kemacetan yang cukup panjang baik dari arah Pomako maupun arah Kota.
Tanpa perlu waktu lama setelah proses koordinasi dilakukan antara pihak Distrik, Aparat keamanan, dan Anggota Dewan dengan masyarakat, pemalangan pun dibuka, dan jalan kembali normal. (opa)
