
Wakil Ketua II DPRD Mimika Yohanes Felix Helyanan dan Kepala Sekolah SMK Filadelfia foto bersama siswa kelas X disela-sela produksi roti/Foto : Istimewa
TIMIKA,(timikabisnis.com) – Wakil Ketika II DPRD Mimika Yohanes Felix Helyanan, Kamis (14/4) mengunjungi SMK Filadelfia bidang keahlian Tataboga dan bidang Perhotelan dan Restoran, dengan 3 program keahlian yaitu kuliner, pestri, restoran service telah meluluskan lulusan yang terampil dalam bidangnya dan siap terjun ke dunia industri.
Didampingi Kepala sekolah SMK Filadelfia Jusuf Felubun, Waket II Jhon Thie melihat langsung proses produksi roti oleh anak-anak SMK Filadelfia kelas X
Dalam penjelasan, sekolah SMK Filadelfia Jusuf Felubun mengatakan, sekolah yang berdiri sejak 10 tahun lalu itu memiliki dua jurusan yaitu jurusan tataboga dan jurusan perhotelan restoran dengan 3 program keahlian yaitu kuliner, pestri, restoran service telah meluluskan lulusan yang terampil dalam bidangnya dan siap terjun ke dunia industri.
“SMK Filadelfia ada SMK swasta yang lahir tahun 2011, dimana dalam proses perjalanan hanya menerapkan satu program keahlian yaitu tataboga, dan tahun ini (2021) tahun ajaran baru nanti kami diberikan izin oleh dinas pendidikan Provinsi Papua untuk mengembangkan satu jurusan lagi yaitu hotel dan restoran,” kata Jusuf Felubun di SMK Filadelfia, Kamis (14/4).
SMK Filadelfia juga dilengkapi sejumlah peralatan penunjang praktek-praktek, yang mana untuk pestri ifu peralatan yang ada sudah 60 persen memadai, sedangkan untuk kuliner sekitar 30 persen peralatan memadai. Kendati demikian peralatan yang ada masih bisa dimaksimalkan sehingga praktek-praktek tetap dilakukan.
Terlepas dari program keahlian dan peralatan, SMK Filadelfia membebaskan biaya pendidikan bagi para siswanya ditahun ini, sebelumnya beberapa tahun terakhir pihak sekolah hanya memberi tanggungan kepada para orangtua untuk menyediakan pakaian seragam.
Pihak SMK Filadelfia juga telah memiliki pasaran untuk memasarkan roti yang diproduksi, sejauh ini terdapat kirang lebih 25 kios dan toko yang bekerja sama dengan pihak SMK untuk pemasaran, dengan omset mencapai Rp 18 hingga 23 juta perbulannya, keuntungan yang ada akan di pergunakan untuk membeli bahan-bahan roti, konsumsi bagi siswa dan guru serta pembiayaan listrik.
Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Mimika Jhon Thie berikan apresiasi kepada SMK Filadelfia yang berkembang dilengkapi peralatan yang modern serta menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan dan telah siap bekerja.
“Untuk SMK Filadelfia ini saya berikan apresiasi luar biasa, saya melihat dari peralatan saja itu saya membayangkan hotel bintang 4, jadi kalau tadi bilang kelas Indonesia timur itu memang benar dan saya akui, peralatan saja sangat mahal tapi yayasan siap berinvestasi,” kata Jhon Thie sapaan Waket II yang dikutip usai melihat langsung produksi. (opa)
