MIMIKA,(timikabisnis.com) – Senyum dan tawa menjadi bagian dari suasana berbeda yang dihadirkan Puskesmas Limau Asri, Distrik Iwaka, bagi para warga lanjut usia (lansia).
Melalui program “Lansia Bahagia”, Puskesmas Limau Asri berupaya memastikan masa tua tidak hanya diisi dengan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan, tetapi juga dengan kebersamaan, berbagi cerita dan kebahagiaan.
Program tersebut mulai dijalankan sejak pertengahan Agustus 2026 dan mendapat respons positif dari para lansia. Kegiatan dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sebulan dengan konsep yang memadukan pelayanan kesehatan dan aktivitas rekreatif.
Kepala Puskesmas Limau Asri Distrik Iwaka, Maria Yosinta Rahangiar, mengatakan pertemuan pertama setiap bulan difokuskan pada pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan.
Sementara pada pertemuan berikutnya, para lansia diajak mengikuti kegiatan yang lebih santai dan menyenangkan.
“Minggu pertama kita pemeriksaan, minggu akhir kita happy-happy. Jadi bukan hanya soal kesehatan, tetapi bagaimana kita membuat para lansia merasa bahagia dan nyaman,” ucap Maria saat ditemui usai kegiatan di Hotel Horison Diana, Selasa (1/9/2026).
Menurut Maria, kesehatan lansia tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik. Dukungan sosial dan suasana hati juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.
Di usia lanjut, kata dia, para lansia membutuhkan ruang untuk bertemu, bersosialisasi, berbagi pengalaman, serta saling memberikan semangat.
“Di usia begini banyak problem, banyak masalah. Dengan datang ini kita saling cerita, tukar pikiran dengan teman-teman lain, sehingga merasa nyaman,” katanya.
Maria mengatakan, program Lansia Bahagia berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi sebagian lansia yang menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk persoalan di lingkungan keluarga.
Karena itu, Puskesmas Limau Asri tidak ingin pelayanan kepada lansia berhenti pada pemeriksaan kesehatan. Para lansia juga diberikan ruang untuk berkumpul dan membangun hubungan sosial dengan sesama.
“Kita harus bahagiakan diri kita di usia lanjut supaya kita punya umur lebih panjang,” ujarnya.
Bagi Puskesmas Limau Asri, kebahagiaan bukan sekadar pelengkap dalam pelayanan kesehatan. Senyum, tawa dan kebersamaan menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas hidup para lansia.
Ia mengatakan,Program ini pun terbuka untuk dikembangkan. Apabila para lansia menginginkan kegiatan dilakukan di luar lingkungan Puskesmas. Pihaknya siap menyesuaikan kegiatan sesuai kebutuhan mereka.
Tak hanya menghadirkan ruang berkumpul, Puskesmas Limau Asri juga berupaya memastikan keterbatasan mobilitas tidak menjadi penghalang bagi lansia untuk memperoleh pelayanan kesehatan.
Puskesmas menyediakan layanan antar-jemput bagi lansia yang membutuhkan bantuan untuk datang ke fasilitas kesehatan maupun mengikuti kegiatan.
“Kalau mereka mau hadir dan membutuhkan jemputan, kami jemput dan kami antar pulang. Kalau sakit atau membutuhkan bantuan untuk datang ke Puskesmas, cukup telepon kami, kami akan pergi jemput,” jelas Maria.
Menurutnya, pelayanan tersebut merupakan bentuk perhatian agar para lansia tetap mendapatkan akses kesehatan tanpa harus terbebani persoalan transportasi.
Ke depan, inovasi pelayanan yang dilakukan Puskesmas Limau Asri diharapkan tidak hanya menyasar kelompok lansia. Program serupa juga akan dikembangkan untuk kelompok masyarakat lainnya, termasuk bayi, balita dan ibu hamil.
Maria menegaskan, merawat lansia bukan hanya tentang mengobati ketika sakit. Ada kebutuhan untuk didengarkan, ditemani dan dihargai.
Melalui “Lansia Bahagia”, Puskesmas Limau Asri ingin memastikan bahwa di balik rambut yang memutih dan usia yang semakin senja, tetap ada ruang untuk tersenyum, tertawa, berbagi cerita dan menikmati hari-hari dengan penuh kebahagiaan.
Sebab, bagi para lansia, hidup sehat bukan hanya tentang panjang umur, tetapi juga tentang bagaimana menjalani usia senja dengan nyaman, dihargai dan bahagia.(Liddya Bahy)

