Pengendalian Vektor Jadi Kunci Eliminasi Malaria di Mimika 2030

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika terus mendorong berbagai upaya untuk mencapai target eliminasi malaria pada 2030. Salah satu langkah yang dinilai penting adalah pengendalian vektor atau nyamuk penular malaria.

Selain mengejar target pemeriksaan hingga 2 juta sampel, pengendalian vektor malaria harus dilakukan secara bersama-sama agar rantai penularan dapat ditekan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, mengatakan pengendalian nyamuk sebagai vektor malaria harus menjadi perhatian serius. Menurutnya, upaya pengobatan tidak akan cukup apabila sumber penularan tidak dikendalikan.

“Kalau vektor kita tidak kendalikan, percaya atau tidak, peningkatan penyakit malaria pasti akan terus meningkat,” ujar Godfried saat diwawancarai, Jumat (14/8/2026).

Ia menjelaskan, kepatuhan masyarakat dalam mengonsumsi obat antimalaria juga menjadi bagian penting dalam penanganan malaria. Namun, kepatuhan minum obat merupakan tahap setelah seseorang dinyatakan sakit dan mendapatkan pengobatan sesuai kondisi tubuh serta aturan dosis yang diberikan tenaga medis.

Godfried menegaskan masyarakat harus mengikuti aturan pengobatan yang diberikan tenaga kesehatan. Hal tersebut penting untuk mencegah penggunaan obat yang tidak tepat dan mengurangi risiko terjadinya resistensi terhadap obat antimalaria.

Karena itu, pengendalian vektor harus tetap berjalan beriringan dengan upaya penemuan kasus, pemeriksaan, dan pengobatan.

Untuk mencapai target eliminasi malaria pada 2030, Godfried mengajak seluruh pihak di Mimika untuk tetap optimistis. Menurutnya, Dinas Kesehatan maupun puskesmas tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.

 

Ia berharap keterlibatan masyarakat dapat dimulai dari hal sederhana, yakni menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan upaya pengendalian vektor di lingkungan masing-masing.

” Kita harus optimis untuk bisa sampai ke target itu. Dinas kesehatan tidak bisa jalan sendiri, puskesmas tidak bisa jalan sendiri, tetapi semua masyarakat yang ada di Kabupaten Mimika harus punya peran,” tandasnya.

Dengan kerja sama antara pemerintah, tenaga kesehatan, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat, target eliminasi malaria di Kabupaten Mimika pada 2030 diharapkan dapat tercapai.(Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *